Demo di Polres Langsa, Mahasiswa Minta Kapolri Usut Pemukulan Mahasiswa

0
123

Chapnews.id, Langsa – Seribuan mahasiswa dari IAIN Cot Kala Langsa, STIKES Cut Nyak Dhien Langsa dan Akper Depkes Langsa yang tergabung dalam Aksi Mahasiswa Kota Langsa (AMKL), Kamis (26/9), melakukan aksi demo ke Polres Langsa.

Sebelum menuju ke Polres Langsa, terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa. Setelah melakukan orasi di Lapangan Merdeka Langsa dan massa sudah berkumpul semua, maka sekitar pukul 10.30 WIB, melakukan long mach kembali menuju ke Polres Langsa.

Setibanya di Pos Tugu eks Pos Lantas Langsa, massa melakukan orasi dan saat itu tiba datang sejumlah siswa SMA untuk bergabung dengan massa mahasiswa. Tak lama kemudian mereka melanjutkan ke Polres Langsa. Tiba di Polres Langsa sekitar pukul 11.30 WIB, seribuan mahasiswa langsung dipersalahkan masuk ke halaman Polres dan disambut oleh Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Scdidampingi sejumlah perwira lainnya.

Dihadapan Kapolres, Koordinator Lapangan, Reza Nurarif, meminta agar Kapolres Langsa untuk menyampaikan ke Kapolri agar mengusut tuntas dan mengadili oknum polisi yang melakukan tindakan resperentif terhadap mahasiswa yang melakukan aksi damai dibeberapa daerah di Indeonesia.

“Apabila tindakan anarkis dan represif kepada mahasiswa peserta aksi terulang kembali, maka kami minta Presiden RI untuk mencopot Kapolri,” teriaknya.

Kemudian, meminta RUU KPK dihapuskan, meminta Presiden untuk mengusut tuntas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau dan Kalimantan, meminta Presiden untuk segera menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi serta bertanggungjawab atas kebakaran itu.

Pada kesempatan itu, Kapolres Langsa, mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa yang telah hadir ke Polres Langsa.” Polres Langsa terbuka 24 jam bagi siapapun dan bukan hanya untuk demo, tapi untuk silaturahmi lainnya, saya siap melayani,” sebut Kapolres.

Lanjutnya, dirinya menjadi Kapolres Langsa, bukan secara kebetulan, tapi karena ini sudah diatur oleh Allah SWT, maka bagi saya tidak ada batasan bagi siapaun yang ingin menyampaikan aspirasinya ke Polres Langsa.

“Meskipun tindakan reperensif yang dilakukan oknum polisi bukan diwilayah Polres Langsa, namun saya minta maaf atas tindakan itu,” tutupnya.

Selanjutnya, aksi demo seribuan massa mahasiswa itu ditutup dengan penandatanganan bersama petisi AMKL oleh Kapolres Langsa dan sejumlah perwakilan massa.

Setelah itu, sekitar pukul 11.45 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib dan menuju ke Kantor DPRK Langsa.(CN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here