Kadis Dinas Syariat Islam Lakukan Pembohongan Publik

0
490

Chapnews.id – LANGSA, Kepala Dinas (Kadis) Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latief,MM, melakukan pembohongan publik dengan memberikan keterangan atas perolehan peringkat MTQ Kafilah Kota Langsa, 13 dan sebenarnya memperoleh peringkat 16.

Data yang diperoleh itu diketahui setelah tersebarnya sebaran peroleh peringkat di seluruh kabupaten/kota MTQ ke-34 di Aceh Pidie dan diumumkan pada malam penutupan seromoninya Jumat (28/9) malam.

Dalam keterangannya, Ibrahim Latief yang akrab disapa Wak Him ini mengaku, bahwa kafilah MTQ Kota Langsa memperoleh peringkat 13 dengan jumlah finalis tiga orang dalam cabang tilawah remaja putra dan berhasil meraih juara 1, Khad Hiasan Mushaf putra meraih juara 2 dan Khad Kontemporer putri juga juara 2.

Kemudian, juara harapan 2 masing-masing pada cabang tartil putri, tahfidh 5 juz putra, juara harapan 1 tahfidh 30 juz putri, juara harapan 3 tafsir bahasa Inggris putri, juara harapan 1 tafsir bahasa Indonesia putra, juara harapan 3 syarhil putra dan juara harapan 3 pawai ta’aruf.

Namun, keterangan Kadis Syariat Islam ini sangat berbanding terbalik dengan kenyataan,bahwa kafilah MTQ Kota Langsa sebenarnya memperoleh peringkat 16 bukan 13 seperti yang diberikan keterangan olehnya.

“Seharusnya, jangan seperti ini seorang Kadis Syariat Islam, yang memberikan keterangan dianggap telah membohongi publik.Ya, kalau memang peringkat 16 kita harus akui bukan sebaliknya berbohong mengakui peringkat 13,”ujar Ketua Forum Pembela Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, kepada ChabNews, Minggu (29/9).

Menurutnya, atas kondisi ini yang bersangkutan harus segera melakukan klarifikasi secara resmi kepada media, karena atas keterangan itu dinilai telah membohongi publik.Selain itu, atas perolehan ini kedepan harus segera dievaluasi,baik pa itia hingga dari pembinaan bagi para qari-qariah.

Apalagi, pada MTQ di Aceh Timur, kafilah Kota Langsa memperoleh peringkat ke-7 dan menurun draktis dengan peringkat ke-16.(CN07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here