Benda Museum Kota Langsa hilang

0
692

Chapnews.id – LANGSA, Setelah diberitakan sebelumnya museum Kota Langsa sepi pengunjung, kini diinformasi yang diperoleh sejumlah benda yang ada di museum tersebut hilang.

Padahal benda-benda yang ada di museum tersebut berupa peninggalan sejarah kerajaan Aceh.Seperti alat pertanian dan pakaian yg di gunakan sehari-hari oleh masyarakat Aceh pada masa kerajaan terdahulu.

Benda langka yang bersejarah itu sebagian besarnya adalah berasal dari hibah seorang kolektor maupun urator benda sejarah yang ada di Aceh, dan milik Pemko Langsa sendiri yang tidak bernilai harganya.

Namun, pengelola museum tampaknya tidak begitu menaruh perhatian terhadap barang maupun aset yg ada. Hal ini terbukti dengan hilangnya salah satu benda maupun barang yang ada di museum, seperti caping yg diduga telah hilang beberapa waktu yang lalu dan belum juga ditemukan hingga berita ini di terbitkan.

Sekedar diketahui, caping adalah benda sebagai alat hias bagi anak-anak perempuan yg belum balig ditanah Aceh pada masa kerajaan dahulu.

Apabila, terus dibiarkan maka dikhawatirkan bendan bersejarah yg ada di museum akan hilang satu-persatu dan habis diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Padahal Pemko Langsa dibawah pimpinan Usman Abdullah,SE dan Dr H Marzuki Hamid, MM, terus berupaya agar Kota Langsa menjadi berkembang dan maju,dengan menjadikannya sebagai kota jasa dan agro wisata.

Untuk diketahui, pada Januari 2019 lalu , sebuah museum di launching bertempat di bangunan tua Balee Juang di Jalan Ahmad Yani. Tujuannya, untuk meningkatkan pariwisata dan juga agar generasi muda dan masyarakat kota Langsa dan sekitarnya dapat memahami serta mengerti sejarah melalu benda-benda peninggalan leluhur terdahulu.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan Kota Langsa, Ratna Dewi, saat dikonfirmasi, Kamis (03/10/2019) membenarkan hilangnya salah satu benda museum yaitu sebuah caping dan pihaknya hingga saat ini masih terus mencari tapi belum ditemukan.

Dikatakan, bila nantinya belum juga ditemukan,maka caping tersebut akan dibuatkan replika yang baru, karena caping yang hilang juga sebuah replika bukan asli. Jadi, membuatnya sangat mudah dan murah hanya sebesar Rp100 ribu. (CN07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here