Kursus License C AFC Resmi Ditutup

0
199

Chapnews.id, Banda Aceh – PSSI Aceh resmi menutup Kurus License C PSSI di Kriya Hotel Banda Aceh, Selasa (08/10/2019) malam.

Ketua Panitia Pelaksana, Muslem mengatakan kursus License C PSSI baru pertama digelar di Aceh. Sebanyak 24 orang peserta mengikuti acara tersebut yang kita laksanakan dilapangan Sepak bola stadion Harapan Bangsa Banda Aceh yang berasal dari Kabupaten/kota Provinsi Aceh.

Sementara para instrukturnya berasal dari PSSI Pusat diantaranya DR Emran Agus ( License Pro) dan Philip Hansen ( Lincensi C AFC ). Instruktur Pelatih PSSI, DR Emran Agus yang juga Pelatih Pro dalam sambutannya mengatakan bahwa C AFC selama ini di Indonesia sudah bisa kita sebutkan adalah
C PSSI.

“Jadi, tidak lagi disebut C AFC karena PSSI sudah lolos konvensi sama status seperti di Jepang” ujarnnya seraya menambahkan, para peserta yang ikut sangat serius dan antusias mengikuti kursus pelatihan ini daan peserta calon Pelatih C PSSI dari Aceh sangat luar biasa.

Begitu juga dengan B sudah menjadi B PSSI dan tidak lagi disebut lagi B AFC. Dan yang pasti PSSI sudah bisa laksnakan sendiri tanpa izin AFC.”Kedepan kita berharap License A juga dalam proses konvensi menuju A Lisence PSSI”ujarnya.

Ditambahkan, sepakbola sekarang harus kepala dulu baru kaki beda dengan masa lalu. Arti kata kecedasan sekarang metode melatih adalah metode Holostik abeda dg metode lama itu lah perubahan.

Untuk kelulusan kursus ini murni semua program lulus/ Praktek/Tiori) dan ada yang lulus Provas ( arti kAta praktek lulus tapi Tiori tdk lulus. Untuk Liga 1 tahun 2020 harus pelatih license Pro Licion sementara untuk liga 3 harus license 3 PSSI.

Sementara Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, M Nazir Adam. SE, mengatakan sangat berterima kasih kepada PSSI pusat bisa memberikan Asparov PSSI Aceh melaksanakan Kursus C PSSI yang dulunya C AFC.

Apalagi l, PSSI Pusat juga mengirim Instruktur yang cukup baik seperti bapak DR Emran Agus yang memiliki Licensi Pro dan Philip Hansen (lince C AFC).

Diharapkan, melalui kursus melatih pelatih-pelatih di Aceh mendapat License C PSSI sebagai pra syarat untuk melatih klub liga III PSSI. “Kita yakin karena pemain bisa baik dan berprestasi tentu tidak lepas dari kualitas pelatih. Kedepan tantangan melatih sangat berat untuk LIGA 3 saja harus pelatih License C PSSI, insya Allah, pemain sepakbola Aceh kedepan bisa berbicara ditingkat Nasional,”katanya.

Dalam kesempatan ini, Asprov PSSI Aceh juga melakukan perkenalan pemain sepakbola Aceh untuk PORWIL di Bengkulu yang bertanding tgl 24/10 mendatang.

“Semalam kita perkenalkan official dan pemain sepakbola Porwil Aceh dan kita tunjuk Agus sebagai Manager Tim dan H Hasan Basri official ketua kontingen sepak bola Porwil Aceh,”sebutnya.

Lebih lanjut Nadir Adam mengatakan, hadir didepan ini bukan tim PSSI Aceh tapi tim Aceh dan mereka mewakili Aceh yang pemainnya direkrut dari hasil PORA 2019 di Janto yang selama ini tersebar di klub-klub liga 3 aceh 2019.

Namun demikian, program pemusatan latihan singkat tapi pihaknya berusaha hasil yang terbaik Pada Porwil 2019 di Bengkulu.

Ketua Umum Koni Aceh yg diwakili Wakil Ketua, Backtiar, memberi apresiasi kepada Asprov PSSI Aceh yg telah merekrut pemain terbaik dari PORA 2019 di Janto.”Kami tahu seharusnya pemusatan Latihan sebulan tapi situasi hanya 20 hari tapi yakin akan berprestasi,”ujarnya.(CN1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here