Penyedia dan Pemain Judi Online Dicambuk

0
349

Chapnews.id – Langsa, Dinas Syari’at Islam Kota Langsa kembali melakukan eksekusi cambuk terhadap penyedia dan pemain judi online jenis Sboboet, Senin (14/10),  sekitar pukul 16.00 WIB di Tribun Lapangan merdeka setempat.

“Kali  ini yang dicambuk tiga orang yakni dua orang penyedia tempat dan satu orang pemain judi online tersebut, ” sebut Kepala Dinas Syari’at Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, kepada Chapnews.

Menurutnya, dua orang penyedia tempat judi online masing masing dikenakan cambuk sebanyak 20 kali yaitu, Ibnu Munzir (21) warga Idi Aceh Timur dan Suhaji Selian (31) warga Kecamatan Langsa Baro, dan satu orang lagi pemain judi online, Junaidi (29) warga kecamatan Langsa Barat dicambuk sebanyak delapan kali.

Kata Ibrahim, , untuk Ibnu Munzir dan Suhaji Selian hukuman cambuk itu  sesuai dengan putusan Mahkamah Syar’iyah Langsa Nomor : 5/JN/2019/ MS.Lgs tanggal 10 Oktober 2019, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja menyelenggarakan, menyediakan fasilitas, membiayai jarimah maisir melanggar Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat, maka kepada mereka dijatuhi hukuman cambuk dengan uqubat takzir cambuk dihadapan umum sebanyak 25 kali dikurangi masa tahanan.

“Bahkan dari Ibnu Munzir kita proleh barang bukti berupa uang sejumlah Rp 2.980.000 dirampas untuk diserahkan ke Baitul Mal kota Langsa dan Ssatu lembar kartu ID Sbobet, satu unit komputer dan satu unit HP Merk Xiaomi dirampas untuk dimusnahkan,” ujarnya lagi.

Sementara untuk terdakwa Suhaji Selian barang bukti yang kita temukan berupa uang sebanyak Rp 790.000 juga dirampas untuk diserahkan ke Baitul Mal kota Langsa, satu unit CPU Komputer, satu unit monitor komputer, satu unit keyboard komputer dan satu unit HP Merk samsung juga dirampas untuk dimusnahkan.

Lanjut Ibrahim, untuk terdakwa Junaidi telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan maisir (perjudian) dan melanggar Pasal 18 Qanun Aceh Nomor : 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat, yang bersangkutan dihukum dengan uqubat takzir cambuk dihadapan umum sebanyak 8 kali dikurangi masa tahanan.

“Barang bukti yang kita sita berupa satu kartu ID Sbobet, satu unit komputer, satu unit monitor komputer, satu unit keyboard komputer dan satu unit mouse komputer dirampas untuk dimusnahkan, ” terang Ibrahim.

Sambung Ibrahim, dirinya mengharapkan ketiga orang yang kita cambuk hari ini dapat sadar , tidak mengulangi lagi perbuatannya dan segera bertaubat kepada Allah SWT. Kepada masyarakat hendaknya eksekusi cambuk yang kita lakukan ini hendaknya menjadi pelajaran dan i’tibar. Kita mohon dukungan kepada masyarakat luas agar dapat melaporkan kepada kami bila ditemukan ada indikasi judi baik di warnet maupun di tempat tempat yang lain.

“Penyedia fasilitas dan pelaku judi online yang kita cambuk ini adalah hasil tangkapan polisi bekerja sama dengan petugas Wilayatul Hisbah (WH ) dua bulan lalu di sebuah warnet kawasan Kecamatan Langsa Baro,” pungkas Ibrahim Latif.(CN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here