Kejari Aceh Timur dan Bea Cukai Langsa Musnahkan 2721 Rokok Ilegal

0
156

Chapnews.id, Aceh Timur – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur dan Bea Cukai Kuala Langsa musnakan sebanyak 2.721 slop Rokok illegal berbagai merek dengan cara dibakar, Selasa (15/10), di Halaman Gedung Kejari setempat.

“Karena tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sehingga rokok illegal tersebut dapat merugikan negara mencapai ratusan juta,” ujar  Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas, SH MH kepada wartawan usai pemusnahan barang bukti rokok illegal.

Sementara, Kepala Kantor Bea dan Cukai Kuala Langsa, M. Syuhada, mengatakan rokok illegal tersebut ditangkap pada Senin (11/3) di seputaran SPBU Kecamatan Lhok Nibong, Kabupaten Aceh Timur dan di dalam sebuah bangunan gudang milik terdakwa berinisial ZNI di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Katanya, penangkapan itu berawal saat Tim Operasi Cukai mendapat informasi dari masyarakat tentang peredaran rokok tanpa dilekati pita cukai di areal SPBU Lhok Nibong. Kemudian, tim operasi melihat satu unit Bus Sempati Star berhenti di lokasi SPBU yang sedang menurunkan sebanyak 20 kardus rokok merek luffman dan dimuat ke dalam mobil pickap.

“Tim langsung menangkap terdakwa beserta barang bukti saat memuat rokok illegal tersebut,” ujarnya.

Lanjutnya,  dari hasil pengembangan, Tim Operasi Cukai kembali menyita rokok merk Luffman sebanyak 15 kardus dan rokok merk ray sebanyak 71 slop yang tanpa dilekati pita cukai di dalam sebuah gudang milik terdakwa di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

“Akibat perbuatannya terdakwa melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Jndang Nomnor 11 Tahun 1995 tentang cukai, dan dapat merugikan negara diperkirakan mencapai Rp227.625.000,” terangnya lagi.

Kemudian, sambungnya,  pada Jumat, (3/5),  tim penyidik Bea dan Cukai Kuala Langsa kembali mendapatkan informasi tentang peredaran rokok illegal di wilayah Aceh Timur, tepatnya di seputaran SPBU Idi Cut di dalam sebuah Mobil Daihatsu saat tengah mengisi bahan bakar minyak.

Lalu,  tim melakukan penangkapan dan pihak Bea Cukai berhasil mengamankan sejumlah barang bukti belasan kardus rokok illegal dan sejumlah barang bukti lainnya. “Dari penangkapan ke dua, merugikan negara diperkirakan mencapai Rp123.910.000,” pungkas M. Syuhada.(CN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here