Warga Meurandeh Aceh Doa Tolak Bala Keliling Gampong

0
355

Chapnews.id, Langsa – Ratusan Masyarakat Gampong Meurandeh Aceh Peringati Isra’Miraj dengan membaca Waqul jaa’al Haaqu Wazahaqal Baathilu Innal Baathila Kaana Zaahuqa serta berdo’a agar dijauhkan dari wabah  penyakit Corona,Senin(23/03/2020).

Peristiwa Isra Miraj adalah salah satu peristiwa agung dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW yang wajib di kenang serta mengkaji hikmah yang terjadi.

Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam di seluruh dunia karena pada peristiwa inilah Nabi Muhammad mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam seperti yang kita laksanakan saat ini.

Peringatan Isra’ Miraj Gampong Meurandeh Aceh yang diawali dengan zikir bersama ini dipimpin oleh  Pimpinan Dayah, Tgk.Musdar dan diikuti oleh seluruh masyarakat yang hadir memenuhi masjid.

Tampak hadir dalam kegitan tersebut Geuchik Meurandeh Aceh beserta seluruh perangkat gampong, Bhabinsa,Sekdes,Imum chik,Imum dusun dan Tuha Peut Gampong.

Selesai zikir dan Do’a bersama para warga berjalan kaki dengan membawa obor mengelilingi seputaran gampong Meurandeh Aceh, kecamatan Langsa Lama yang dimulai dari Masjid dengan menelusuri jalan utama gampong dan setelahnya berkumpul kembali ke mesjid .

Geuchik Meurandeh Aceh, Tgk Asnawi menyampaikan dahulu  orang Aceh untuk mengusir wabah penyakit dengan melakukan sebuah kegiatan spiritual adat .

“Terlepas percaya atau tidak, kebiasaan masyarakat Aceh, dalam gampong ada suatu tradisi/ adat yg diyakininya, bila terjadi suatu kejangkitan wabah penyakit. Apakah musim “tha’un/ Tha’en (yang biasa disebut orang Aceh dulu “ta’eut ija brok”, yaitu wabah penyakit baik yg menyerang hewan atau manusia” ujarnya.

Dijelaskannya, pada magrib ketujuh setelah tujuh magrib berturut-turut yasinan di Meunasah, maka pada malam ke tujuh, sehabis shalat magrib semua warga kampung dengan menyalakan panyot surungken (patromat) berkeliling semua Jurong gampong, syik putik tuha muda sambil berkeliling kampung.

” kita yang sudah berfikir maju seperti saat ini mungkin boleh tidak  percaya dengan keyakinan apa yg dilakukan oleh indatu-indatu kita dulu di Aceh, namun seingat saya dengan tradisi keagamaan itu, apa yang sebelumnya membuat masyarakat resah, menjadi tenang, dan wabah penyakit yang melanda perkampungan, berangsur-angsur menjauh dari kampung tersebut.
Baik di meunasah-meunasah, di masjid-masjid, atau pun di dayah-dayah di seluruh Aceh, dgn niat semoga Aceh selamat dan terhindar dari wabah virus Corona (covid 19)”, sebut Tgk Nawi.

Semoga niat yang tulus, dan meminta pertolongan dari Allah, sebagaimana yg dilakukan oleh indatu-indatu kita dulu di Aceh, Aamiin , Imbuhnya.(fitrie)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here