Penipuan Online  Ditangkap Polisi

0
343

Chapnews.id, Langsa – Satuan Reserse dan Kriminal  Polres Langsa berhasil mengamankan pelaku penipuan online dengan manipulasi data penjualan batu akik melalui media sosial Facebook (FB) dengan akun Raja Bacan.

“Kita amankan RM, 21, warga Gampong  Daulat Kec. Langsa Kota, dia  merupakan orang suruhan sementara  pelaku utama berinisial FR masih DPO”  Demikian ungkap, Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SH, SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, SIK dalam konfrensi persnya, Selasa, (24/03/2020) di Mapolres setempat.

Menurutnya,  pelaku kita tangkap atas dasar laporan korban Syarifuddin, warga Paya Bujok Seulemak dengan Laporan Polisi Nomor: LP/42/III/RES.2.5./2020/Aceh/Res Langsa, tanggal 13 Maret 2020.

Jadi awal terungkapnya kasus ini pada bulan  Maret 2019 dimana pelaku RM memberikan akun Facebook kepada pelaku utama FR dengan alasan karena pelaku tidak memiliki akun Facebook tersebut.

Untuk selanjutnya RM memberikan password akun facebook tersebut kepada FR tanpa kecurigaan. Dan saat RM memberikan akun tersebut kepada FR, dirinya masih ingat pelaku memajang foto profil dengan gambar batu akik.

Selanjutnya, sekira bulan Mei 2019, RM ada melihat foto profilnya sudah diganti dengan gambar korban Syarifuddin dan ada sedikit perubahan di biodata di akun facebook Raja Bacan.

Namun saat   melihat hal tersebut RM hanya diam saja karena merasa akun tersebut bukan miliknya.

Selanjutnya, pada rabu, 4 Maret 2020 sekira pukul 21:00 pelaku FR meminta ATM kepada RM, pada saat itu RM sedang memegang ATM ibunya Miswati Arsyad.

Setelah itu, RM memberikan ATM tersebut kepada FR dan meminjam handphone RM untuk membuka pesan di akun Facebook Raja Bacan dan mengirimkan nomor rekening ATM kepada seseorang yang tidak pelaku RM kenal.

Dalam waktu singkat, uang tersebut sudah dikirimkan ke nomor rekening, pelaku RM tidak mengetahui jumlahnya. Dan setelah menarik uang tersebut, FR langsung memberikan uang Rp50.000 kepada pelaku RM.

Selanjutnya, Kamis 12 Maret 2020 sekira pukui 19:00, RM mencoba mengecek akun facebook Raja Bacan yang pernah pelaku berikan kepada FR. Pelaku melihat banyak kejanggalan dan banyak akun-akun FR blokir di akun Facebook Raja Bacan tersebut.

Pelaku juga melihat ada satu buah pesan di Facebook yang mengatakan, kalau mau nipu itu jangan pakai foto orang Langsa.

Selanjutnya di Facebook, RM ada melihat seseorang nama akunnya coco saint mengirimkan bukti bahwa sudah melaporkan akun atas nama raja bacan tersebut.

Terkait kasus ini kita sudah lama  melakukan penyelidikan dan berkat kerjasama antara personel Polres Langsa, pelaku RM menyerahkan diri ke Polres Langsa tanggal 13 Maret 2020.

Da dalam kasus ini kita menyita satu HP Iphone dalam perkara dugaan tindak pidana manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan informasi elektronik dengan Akun Facebook atas nama raja bacan. imbuhnya. (CN01)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here