Penetapan RSUD Langsa Sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid 19 Tidak Tepat

1
210

Chapnews.id, Langsa  – Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) mendesak Gubernur  Aceh untuk meninjau kembali penetapan RSUD Langsa sebagai rumah saki rujukan Covid 19.

“Plt Gubernur Aceg tidak tepat menunjuk RSUD Langsa sebagai rumah sakir rujukan” Demikian ungkap, Ketua FPRM, Nasruddin, kepada Chapnews, Rabu, (25/03/2020).

Menurutnya, Surat Keputusan  Nomor :  440/972/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penaggulangan Penyakit Infeksi Tertentu / Covid 19 Provinsi Aceh tidak memperhatikan  aspek sosial dan kemanusian.

Keberadaan RSUD Langsa ditengah kota, sangat lah tidak tepat dijadikan rumah sakit ini sebgai rumah sakit rujukan. Belum lagi kondisinya yang begitu sempit antara satu gedung dengan gedung lain.

“Dimana nantinya nantinya akan bercampur baur dengan pasien lainnya dan ini akan singkat membahayakan” ujar Nasruddin lagi.

Selanjutnya, belum lagi beberapa waktu lalu  Direktur RSUD Langsa  mengatakan ke publik  bahwa ketersedian jubah Alat Pelindung Diri (APD) antisipasi Covid 19 hingga saat ini belum tersedia di RSUD Langsa.

Bahkan dirinya mengaku sudah memesan 50 pices ke tingkat provinsi untuk pengadaannya, namun hingga kini belum ada barang.

Ditambahkanya, bagaimana menjadi rumah sakit rujukan,  sebagai awal langkah antisipasi Covid 19 dalam hal penangganan pasien Virus Corona para medis pakai baju hujan.

Belum lagi, thermo gun suhu juga belum di kirim  dari Provinsi Aceh, dan  ketersedian Hand Sanitizer danmasker yang kian menipis sebagai pelindung para medis yang langsung berhadapan dengan pasien.

Terakhir FPRM mendesak Plt Gubernur Aceh untuk meninjau kembali penetaan RSUD Langsa yang penuh keterbatasan sebagai rumah sakit rujukan. (CN01)

Advertisement

1 KOMENTAR

  1. Ada baiknyah silahkan dari perwakilan pejabat daerah mengecek langsung kondisi di rs langsa.dan rs rujukan lainnyah.apakah sudah layak ataw belum dalam penerimaan sbgai rs rujukan…krn yg dihadapi adalah virus.dan ukurannyah sangat kecil,ditambah lagi ApD kesehaaran sangat minim..mari kita saling terbuka,dan melihat dampak akibatnyah.jgn nanti petugas nya sudah terpapar dan ada yg exit atw meninggal petugasnyah,baru ada penyesalan kemudian hari.krn petugas medis juga manusia biasa.memiliki keluarga.dan harus menaggung beban dari dampak corona tsb…kami hanya ingin bapak bapak terhormat mengulang kaji kembali melihat dilapangan.dan mennayakan juga pada pertugas dilapangan bagaimana kesigapan dan kesiapan petugas dalam memeberantas corona ini…bukan kami menolak pasen covid 19…krn kami tau mereka membutuhkan pertolongan..tapi kami juga butuh perlindugan diri APD yg sesuai standar WHO dalam penanganan virus ini bapak..atas perhatian dan rasa kemanusiaan bapak di hati kami ucapkan trmksi..semoga Allah beri hikmah dalam kejadian virus yg mendunia ini..semoga Allah jaga kita dan keluarga tercinta kita drumah, yg tidak tau apa bahaya resiko saat mereka yg dibarisan garda terdepan mengemban amanah tanggung jwb dalam peduli kemanusiaan..wslam..salam sejawat buat teman teman seperjuagan dilapangan..semoga Allah sllu jaga kita semua teman sejawat aamiinn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here