Nasir Djamil Apresiasi Maklumat Kapolri

0
107

Chapnews.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil memberi apresiasi kepada Kapolri Jenderal Idham Azis yang telah mengeluarkan Maklumat dalam rangka penanganan penyebaran wabah virus corona.

“Selaku komisi III DPR RI mendukung penuh maklumat Kapolri  tersebut karena ini langkah strategis dalam rangka antisipasi wabah covid 19  ”  Demikian ungkap,  Nasir Djamil kepada wartawan, Kamis, (26/03/2020).

Menurutnya, kita yakin alasan dikeluarkannya Maklumat tersebut setelah mempertimbangkan  situasi negara kita saat ini yang sedang dihantam wabah corona begitu cepat penyebarannya.

Dan bagi komisi III, berharap kepada jajaran kepolisian diseluruh indonesia agar dapat menjalankan maklumat Kapolri  tersebut secara tegas dan konsisten,  dengan mengedepankan sikap komunikatif, persuasif dan humanitif. Ujar Nasir Djamil.

Berikut isi maklumat Polri tersebut:

Dengan ini, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat yaitu tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.

Di antaranya pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis. Kemudian, kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.

Selanjutnya, kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan, unjuk rasa, pawai, dan karnaval serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

Selain itu, tetap tenang dan tidak panik, serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Lalu, apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.

Di samping itu, tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, dan apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

“Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” demikian bunyi Maklumat Kapolri tersebut (CN01)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here