Duet Alumi HMI Pimpin Ibukota Jakarta

0
240

Chapnews.id, Jakarta – Setelah melalui proses panjang dan sempat berliku, Anies Baswedan, akhirnya  mendapat pendamping baru sebagai Wakil Gubernurn DKI Jakarta yaitu, politisi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria.
Penganti Sandiaga Uno (calon Wapres R1 2019) ini terpilih pada pemilihan wagub melalui Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin,  (06/042020).

Seperti diwartakan kompas.com, Senin siang. Berdasarkan hasil perhitungan, Riza memperoleh 81 suara. Sementara pesaingnya, Nurmansjah Lubis, memperoleh 17 suara. Suara tidak sah sebanyak dua suara. Total ada 100 orang anggota DPRD DKI Jakarta yang mengikuti rapat paripurna kali ini.
Ada enam anggota DPRD yang tidak bisa mengikuti rapat paripurna karena terlambat hadir.

Partai Gerindra dan PKS telah mengusulkan dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno kepada DPRD DKI Jakarta. Dua nama itu adalah politikus Gerindra Ahmad Riza Patria dan politikus PKS Nurmansjah Lubis.

Mereka menggantikan dua nama cawagub sebelumnya, yakni kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Gerindra dan PKS mengganti nama cawagub karena nama Agung dan Syaikhu tak kunjung diproses DPRD DKI Jakarta. Padahal, dua nama itu sudah diserahkan ke DPRD pada Maret 2019.

Sebelum akhirnya terpilih, Riza Patria sudah beberapa kali melakukan lobi-lobi ke partai di DPRD DKI Jakarta.  Dalam setiap pertemuan dengan parpol itu, Riza memang cukup irit berbicara soal rencana programnya jika terpilih nanti sebagai wakil gubernur.
Hal ini terlihat saat Riza berkunjung ke Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta.

Dalam diskusinya dengan Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Riza mengaku tak memiliki program khusus jika nanti terpilih sebagai orang nomor dua di DKI Jakarta.
Hal ini lantaran dirinya dan cawagub lainnya, Nurmansjah Lubis, hanyalah cawagub pergantian antar-waktu (PAW), bukan yang dipilih bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Yang perlu digarisbawahi, saya dan Nurmansjah adalah cawagub PAW bukan pilkada. Kalau pilgub bersama gubernur menyusun program bersama, melaksanakan bersama. Nanti setelah terpilih ikut melaksanakan,” ucap Riza di ruang Fraksi PAN, Gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020).

“Wagub PAW harus ikut melaksanakan apa yang sudah ditetapkan RPJMD,” lanjut dia. Mantan Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini mengaku tak bisa menjanjikan program tambahan apa pun, termasuk bagaimana mengatasi banjir dan kemacetan yang merupakan masalah tahunan di Jakarta.

“Saya sangat hati-hati menyebutkan program kalau dikatakan bagaimana atasi banjir atau macet, tentu semua orang punya ide gagasan. Karena saya dan Pak Nurmasyah belum terpilih, tidak baik membicarakan program,” kata dia.

Jika terpilih sebagai wagub, Riza hanya membantu program yang telah disusun Anies saat mengikuti pemilihan gubernur. “Tugas kami kalau sudah jadi baru mengikuti program. Tidak boleh ada gerakan tambahan. Wagub tidak boleh menambah program,” tutur dia ketika itu.

Sementara itu, terpilihnya Ahmad Riza Patria sebagai Wagub DKI Jakarta menjadi pelengkap duet alumni HMI memimpin Ibukota Jakarta. Maklum, Anies Baswedan adalah alumni HMI Cabang Yogjakarta (UGM) sementara Ahmad Riza Patria alumni HMI Cabang Jakarta (Universitas Jayabaya) dan sama-sama pernah tercatat sebagai Presidium Nasional, Korps Alumni HMI (KAHMI).

Itu sebabnya, berbagai ucapan selamat dari kader dan alumni HMI dari seluruh Indonesia, mengalir deras melalui akun media sosial facebook, instagram serta twiter.

Nah, salah satunya datang dari mantan Koordinator Presidium Nasional, Korps Alumni HMI (KAHMI) yang juga Menkopolhukam RI, Prof. Dr. Mahfud MD. “Selamat utk Dinda “Ahmad Riza Patria” yang terpilih menjadi Wagub DKI hari ini. Ingatlah semboyan almamatet pengembleng kita, “Yakin Usaha Sampai,” tulis Mahfud MD

Sumber : modusaceh.co

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here