Pemko Kembali Berlakukan Jam Malam

0
598

Chapnews.id, Langsa – Dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19, Pemerintah Kota Langsa kembali memberlakuan  jam malam, hal ini mengingat masyarakat sangat apatis dan tidak peduli dengan bahaya.

“Kita sudah menilai  beberapa tahapan yang dilaksanakan terhadap pencegahan Covid-19 tiba pada kesimpulan masyarakatnya apatis  dan  menganggap remeh  seakan-akan virus corona itu tidak ada” Demikian ungkap,  Walikota Usman Abdullah, SE, melalui Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Pemko Langsa M.Husin, S.Sos, MM, usai menghadiriRapat Evaluasi Percepatan Pencegahan Covid-19. Jum’at (24/04/2020).

Menurutnya, berbagai upaya telah kita lakukan mulai tahapan edukasi, sosialisasi dan himbauan hampir tiap hari dilakukan dengan armada Humas Pemko Langsa seperti tidak ada artinya, oleh sebab itu tindakan kamiberikutnya memberlakukan kembali jam malam.

“Sepertinya jam malam menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan virus covid 19” ujar Husen.

Selanjutnya,  mengingat ini bulan Ramadhan maka penerapannya mulai jam 22.00 WIB – 05.30 WIB dan tidak ada batas pemberlakuannya. Keputusan ini diambil semata-mata dalam rangka menyelamatkan nyawa dari ancaman corona.

Dan beberapa alasan diberlakukan jam malam kembali adalah, Hasil evaluasi dan monitoring terhadap tahapan-tahapan yang kita lakukan tidak dipatuhi, Sudah terpapar Virus Corona atau dengan kata lain positif terhadap masyarakat Kabupaten tetangga.

Selanjutnya, posisi kita berada ditengah kalau ini tidak kita lakukan maka tunggu bencana non alam masuk ke wilayah ini, arus mudik tidak bisa dibendung dan harus hati-hati sebab kita bisa tertular dan  kita juga bisa menularkan (Covid-19) lebih baik mencegah daripada mengobati.

Selanjutnya ujar M.Husin sebagaimana disampaikan Walikota Langsa, dengan
dibatasinya jam malam masyarakat tidak melakukan aktivitas diluar rumah pada malam hari, pulang shalat tarawih langsung kerumah. Jam malam juga diberlakukan kepada pengelola warung kopi, rumah makan, cafe-cafe, pasar swalayan dan pedagang musiman.

Penerapan jam malam tambahnya, mulai berlaku malam ini kepada pembeli atau penjual makanan berbuka puasa (Takjil) diwajibkan menggunakan masker, jaga jarak, dan lapak usaha sejauh 1 Meter. Imbuhnya. (CN01)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here