7500 KK Akan  Dapat BLTDD

0
366

Chapnews.id, Langsa – Dalam rangka akibat dampak covid 19, sebanyak 7500 KK di Kota Langsa akan akan mendapat Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa/Gampong (BLTDD).

” lagi kita tunggu peraturan walikota” Demikian ungkap, Kepala DPMG Langsa, Al Azmi, usai mengikuti rakor, Senin, (04/05/2020) di pendopo Walikota setempat.

Menurutnya,   BLTDD ini bisa dilakukan mengunakan dengan dana gampong  tahap kedua. Pasalnya tahap pertama sudah cair sebelum wabah virus ini mendera.

Dan ini perintah dari Permendes No 6  tahun 2020, dimana dana gampong yang ada harus digunakan untuk BLT untuk masyarakat dampak covid 19 di  setiap gampong.

Selanjutnya, penerima manfaat akan mendapatkan BLTDD selama 3 bulan dengan total  1,8 rupiah. Jadi per bulan masing-masing Kk menerima 600.000 rupiah.

Dan penerimanya pun wajib non PKH, dimana nantinya masing-masing gampong akan mendapatkan lebih kurang 120 kk, bila dijumlahkan dengan jumlah gampong maka  total keselurihan 7500 kk. Ujar Azmi.

” penerimanya non PKH, nanti kita akan koordinasi dengan Geuchik Gampong setempat” sebutnya.

Adapun katagori penerima BLTDD adalah, kehilangan pencaharian akibat Covid 19, Keluarga miskin yang keluarganya rentan sakit, non PKH  dan pra kerja. Imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial, Armia,SP menyebutkan selain BLTDD, pemerintah juga ada akan  menyalurkan bantuan langsung tunai   dari Kementrian Sosial melalui program Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS). Dan lebih kurang 8231 kk mendapat BLT sebesar 600.000 rupiah.

” BLT ini akan dikirim melalui kantor Pos, BNI dan BRI” ujar Armia seraya menambahkan terkait waktu sedang kita tunggu informasi dari kementrian sosial.

Selanjutnya, Selain BLT kementrian sosial juga ada program sembako lebih kurang sebanyak 1999 KK selama 9 bulan mendapat  200 ribu yang  disalurkan melalui rekening BNI yang selanjutnya di posting ke  kartu KKS. ujar Armia.

“Sementara 2321 paket sembako dari pemerintah aceh sudah disalurkan” imbuhnya.

Walikota Usman Abdullah SE, berharap penyaluran bantuan BLT tersebut semoga tidak tumpang tindih. Tolong DPMG, Dinas Sosial, Camat dan Geuchik agar selalu  berkoordinasi. Hal ini untuk antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan.

” masyarakat tidak tahu bagaiman jalur distribusi blt tersebut, yang penting saat penyaluran tersebut jangan timbul keresahan bagi masyarakat” ujar Toke Suum.

Maksud pemerintah baik, untuk membantu masyarakat yang berdampak dari covid 19. Makanya tolong siapkan data yang valid aagar tidak jadi masalah dikemudian hari. Imbuhnya. (CN01)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here