Irfansyah Nilai Aneh Sikap Plt Gubernur Aceh

0
156

Chapnews.id, Banda Aceh –   Terkait surat Plt Gubernur Aceh yang meminta Menteri PUPR menunda  pembangunan Jalan Tol Binjai – Langsa, Anggota DPR Aceh, Irfansyah menilai aneh sikap tersebut.

“Sangat aneh Plt Gubernur Aceh meminta pemerintah Pusat untuk menunda pembangunan Jalan tol yang melewati Tamiang dan Langsa. Apa maksud Plt itu.?” Ujar Anggota DPR Aceh, Irfansyah, kepada wartawan, Senin, (18/05/2020).

Menurutnya, berkaitan dengan surat PLT Gubernur Aceh No.  590/640, yang ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, yang meminta tahapan pembangunan Jalan Tol Binjai – Langsa untuk ditunda sangat mengkhianati rakyat Aceh.

Mengingat saat ini masyarakat Aceh sangat membutuhkan Infrastruktur jalan untuk membuka potensi ekonomi baru untuk Aceh. Jalan Tol selain berfungsi untuk mempercepat mobilitas transfortasi, tapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan dan membuka peluang-peluang ekonomi baru untuk Tamiang dan Kota Langsa dan untuk Aceh secara umumnya.

Selanjutnya, kalau tidak ada niat membangun Aceh. Jangan meminta pemerintah Pusat menunda pembangunan untuk Aceh, dengan alasan apapun. Aceh butuh pembangunan seluruh lini sektor.

Pembangunan infrastruktur jalan tol merupakan pembiayaan atau dana dari Pusat. Bukan dana Aceh. Mestinya kita mendorong percepatan pembangunan infrastuktur strategis jalan tol tersebut. Biar Aceh mendapatkan keuntungan.

Kami dari Komisi 4 DPRA akan meminta pemerintah Pusat tetap melanjutkan jalan Tol Binjai-Tamiang dan Langsa, dan ini juga merupakan aspiarasi masyarakat langsa danTamiang.

Saya selaku Anggota DPRA mewakili dapil Tamiang dan Langsa mempunyai kewajiban untuk memperjuangkan supaya jalan Tol Binjai-Tamiang dan Langsa sesegera mungkin dibangun.

“Saya mencurigai penundaan pembangunan jalan tol tersebut ada kepentingan mafia tanah dan kepentingan pribadi” imbuhnya.(cn01)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here