Terkait Aplikasi Kita Suci Aceh “Irfansyah Desak Pemerintah Aceh Bertindak”

0
284

Chapnews.id, BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irfansyah, mengaku berang dengan adanya aplikasi “Kitab Suci Aceh” yang ada di google playstore. Aplikasi tersebut menyesatkan dan merugikan Aceh yang merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam.

“Aplikasi tersebut berisi Taurat Injil Zabur yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Aceh, bukan Alquran yang merupakan pedoman atau kita suci umumnya masyarakat Aceh yang menganut agama Islam” Demikian ungkap, Anggota DPR Aceh, Irfansyah, kepada wartawan,Sabtu, (30/05/2020).

Menurutnya,  Pemerintah Aceh meminta  Pemerintah Pusat dapat bertindak dengan menyurati google untuk menghapus aplikasi menyesatkan itu.  Dimana aplikakasi tersebut sangat merugikan masyarakat Aceh yang mayoritas muslim dan merupakan daerah yang dikenal dengan julukan “Serambi Mekkah”.

Kami menilai ada misi tertentu dari pemilik aplikasi itu untuk merusak citra Aceh di mata dunia. Jangan buat nama baik Aceh yang dikenal dengan daerah yang menerapkan syariat Islam jadi rusak atau buruk dengan adanya aplikasi bodoh itu.

Seharusnya, Dek Pan menambahkan, pemilik aplikasi itu tidak melabelnya dengan nama “Kitab Suci Aceh”,jika isinya bukan Alquran, karena jelas seluruh dunia tahu kitab suci masyarakat Aceh itu Al Qur’an.

“Untuk itu kami meminta pemerintah segera bersikap, sebelum hal itu mengakibatkan kemarahan masyarakat Aceh dan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Imbuhnya.

Seperti diketahui, aplikasi “Kitab Suci Aceh” yang di apliaksi itu dijelaskan Kitab Suci Nusantara (Taurat Zabur Injil) terjemahan bahasa Aceh, membuat heboh masyarakat Aceh. Sejumlah pihak pun telah membuat petisi agar aplikasi itu dihapus. (red)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here