Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa Laksnakan Diskusi Optimalisasi Peran dan Tusi

0
244

Chapnews.id, Langsa – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa mengelar diskusi optimalisasi peran dan Tusi Cabang dinas Senin, (08/06/2020) di Aula kantor setempat.

Tampil sebagai pemateri, tenaga ahli Dinas Penidikan Aceh, Drs. H. Laisani, M.Si yang juga mantan Kadis Pendidikan Aceh.

Sementara peserta diskusi berasal dari  seluruh keluarga besar Cabang Dinas  Kota Langsa, Kepala Sekolah SMA, SMK, SLB dan Para pengawas Sekoah se-Kota Langsa.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Langsa Abdul Jaban, M.Pd mengatakan  bahwa kegiatan ini  bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas, koordinasi, konsultasi dan program/ kegiatan tahun 2021, sehingga peran Cabdin, Kasek dan Pengawas dalam memajukan pedidikan di Kota Langsa akan semakin meningkat.

Hasil diskusi ini berguna bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Langsa pada tahun ajaran 2020/2021 yang sebentar lagi akan kita laksanakan bersama.

Hal senada juga disampaikan, Drs. H. Laisani, M.Si menyampaikan bahwa diskusi ini kita mulai dari proses rekrutmen  calon peserta didik baru, sehingga jelas arah dan tujuan pendidikan yang akan dilaksanakan baik di SMA, SMK dan SLB.

Dikarenakan para siswa, guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di Kota Langsa memiliki potensi besar untuk memajukan pendidikan di Kota Langsa, hal ini dapat kita lihat dari setiap event perlombaan baik di tingkat Provinsi maupun Nasional, nama Kota Langsa selalu muncul, bahkan sampai meraih mendali emas. Ini suatu kebanggaan bagi Provinsi Aceh.

Selanjutnya Laisani menjelaskan dasar konsep pendidikan di tingkat menengah, antara lain,  bagi SMA mengarahkan peserta didiknya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi/ Universitas, untuk SMK mengarahkan peserta didiknya ke Dunia Usaha/ Dunia Industri (DU/DI), pada akhirnya akan bekerja dan membuka usaha.

Sedangkan untuk SLB mengarahkan peserta didiknya untuk dapat memiliki skill tertentu sehingga dapat menghidupi dirinya sendiri.
Hal tersebut di atas akan terlaksana apabila ada  Sinergisitas dan koordinasi antara Cabang Dinas, Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah.

“tiga kekuatan ini harus bersatu dan saling bekerjasama yang pada akhirnya konpetensi siswa di Kota Langsa akan terus meningkat dari tahun ke tahun” ungkap Laisani.

Dari kegiatan diskusi yang dilaksanakan diperoleh beberapa kesimpulan antara lain bagi SMA,
1. Memperkenalkan Universitas kepada peserta didik baru
2. Melaksanakan seleksi minat dan bakat peserta didik baru
3. Bekerjasama dengan beberapa Universitas untuk menjaring minat dan bakat peserta didik baru
4. Menjelaskan kepada peserta didik baru kemana arah dan tujuan pembelajaran di SMA
5. Meningkatkan kemampuan sains bagi siswa di SMA
Bagi SMK
1. Menentukan rasio jumlah DU/DI berdasarkan jumlah peserta didik dan Jurusan
2. Menjalin kerjasama dengan DU/DI terkait kurikulum SMK
3. Melaksanakan magang bagi guru kejuruan di DU/DI
4. Guru mengaplikasikan ilmunya bagi peserta didik selama proses pembelajaran
5. Melaksanakan magang bagi siswa di DU/DI dengan pola yang telah disepakati bersama
6. Mengarahkan siswa untuk bekerja dan membuka usaha secara mandiri
Bagi SLB
1. Memeberikan semangat bagi peserta didik untuk dapat menghidupi dirinya sendiri
2. Menelusuri minat dan bakat anak berkebutuhan khusus
3. Memberikan pelatihan life skill  sesuai minat dan bakat anak
4. Memantau perkembangan anak hingga memiliki penghasilan sendiri. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here