Walikota Resmikan Buket Meutuah Gampong Tangguh Aceh

0
386

Chapnews.id, Langsa –  Walikota Usman Abdullah,SE, meresmikan Gampong Buket Meutuah Kecamatan Langsa Timur sebagai Gampong Tangguh Aceh, Kamis,(18/06/2020) di Pasar Rakyat Gp. Buket Meutuah, Kec. Langsa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SH, S.IK, Dandim 0104/Atim diwakili Danramil 23/Lgst,  Lettu Inf Andry Haryono, Kajari Langsa, Ikhwan Nul Hakim,  S.H.M.H,Waka Polres Langsa,  Kompol M. Dahlan, SH, MH, Camat Langsa Timur, Hendri Soenandar, S.STP, M.Si, Kapolsek Langsa Timur, AKP Suparwanto dan Jajaran Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemko Langsa.

Camat Langsa Timur, Hendri Soenandar, S.STP, M.Si menyebutkan kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran virus covid-19 maka perlu membuat terobosan pembuatan project dengan langkah-langkah tahap persiapan melaksanakan rapat forkopimcam penentuan persiapan Gampong Tangguh di Kecamatan Langsa Timur.

“Dan  sesuai hasil rapat ditunjuk Gampong Buket Meutuwah Kecamatan Langsa Timur” ujar Hendri.

Selanjutnya melaksanakan koordinasi dengan semua pihak terkait  di kecamatan Langsa Timur yang diikuti oleh forkopimcam beserta perangkat Gampong Buket Meutuah.

Dan sekedar informasi Hendrik menjelaskan, Kecamatan Langsa Timur terletak di perbatasan antara kabupaten Aceh Tamiang dengan Kota Langsa dengan luas wilayah 450 hektar yang terdiri dari Perumahan atau Pemukiman warga, tanah perkebunan dan persawahan.

Selanjutnya,  prasarana umum lainnya, memiliki 3 dusun yaitu dusun Bukit Pala, dusun perikanan dan dusun pantun jumlah penduduk Gampong Buket Meutuah sebanyak 1059 jiwa yang terdiri dari 296 KK yang diantaranya terdapat 30 rumah tangga miskin.

Adapun tujuan pembentukan Gampong Tangguh adalah untuk melawan penyebaran virus Covit-19 dari mulai yang terkecil di Gampong dan masyarakat turut berperan aktif secara mandiri dalam pencegahan penularan Covid-19.

Terakhir adapun kriteria dalam pembentukan gampong tangguh yaitu : Tangguh kesehatan, Sumber daya manusia,Tanggung logistik atau pangan, Tangguh informasi, Tangguh keamanan, Psikologi dan Tanggung budaya.

Sementara itu, Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SH, S.IK mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu aplikasi atau pelaksana dari pemerintah pusat dan TNI/Polri sebagai pendukung dan mensuffort serta mendorong dalam segala kegiatan Pemerintah.

Penyebaran Virus Covid-19 ini tidak hanya di Indonesia akan tetapi sudah mendunia yang penyebarannya membuat dampak diberbagai sektor kesehatan ekonomi keamanan sosial budaya dan lain sebagainya dalam mengatasi tersebut kita harus dapat bisa mengatasi bersama.

Dan sekarang kita sudah menerapkan New Normal dalam melakukan tatanan kehidupan yang normal dan Kota Langsa sudah termasuk zona Hijau akan tetapi kita harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan agar masyarakat dapat terhindar dari penyebaran virus Covid-19. ujarnya.

Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE mengapresiasi keberadaan Gampong tangguh di Kecamatan Langsa Timur ini yang insyaallah akan menjadi torehan sejarah, dan saya mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri serta seluruh Forkopimda yang semakin solid dan harmonis membangun Kota Langsa khususnya menghadapi Covid-19 yang sampai saat ini dalam kondisi zona hijau.

Adapun tujuan pencanangan keberadaan Gamponng Tangguh ini sebagai upaya kita bersama menuju tatanan masyarakat new normal untuk mempersiapkan model Gampong sehat dalam menyambut tatanan kehidupan baru.

Kendati demikian kewaspadaan dan mawas diri merupakan kunci utama yang harus selalu kita jaga, sampai tadi malam jumlah penderita Covid-19 di Aceh telah mencapai 38 orang, ada kenaikan 11 orang korban dalam 2 (dua) hari ini.

Mondisi tersebut jelas harus kita waspadai, korban terbaru ada di kota Lhoksukon, Aceh Utara yang paling dekat dengan kita, dan kita juga sangat dekat dengan Sumatera utara yang jum|ah Korbanya juga hampir 100 orang.

Untuk itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap patuh dengan protokol kesehatan yang telah dibuat pemerintah diantaranya dengan selalu memakai masker, menjaga jarak atau Physcal distancing, dan cuci tangan dengan air mengalir serta memakai hand sanitezer. Ujar Toke Suum.

Apalagi sampai hari ini vaksin untuk menjegah virus corona yang menyebabkan covid-19 ini memang belum ditemukan, sehingga vaksinnya saat ini adalah disiplin secara konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19, sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini.

Keberadaan Gampong ini dalam kurun jangka pendek, memang fokus pada percepatan penanganan Covid-19 di Aceh umumnya di Kota Langsa khususnya, kedepan dalam waktu jangka panjang akan menjadi pandasi tujuan strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kita yakin konsep Gampong tangguh ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, sosial ekonomi dan keamanan dan yakin dengan bantuan yang optimal  dari Bhanbinkamtibmas dibantu Babinsa yang siap mengajarkan cara menyelesaikan masalah yang berorientasi seperti sistem yang ada masyarakat akan mampu menyelesaikan problemnya dengan lebih baik. Imbuhnya.(red)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here