Pelaku Judi Online Diciduk Polisi

0
391

Chapnews.id, Langsa – Sebanyak 3 pelaku judi online di ciduk Jajaran Satuan Reskrim Polres Langsa di tiga warnet terpisah,  Senin, (22/06/2020).

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SIK melalui Kanit Tipikor Satreskrim, Ipda Narsyah Agustian, SH,  dalam konfrensi persnya, Rabu, (24/06/200) mengatakan kronologis penangkapan berawal pada hari Senin, (22/06/2020) sekira pukul 21.17 Wib  anggota Unit Opsnal Sat Reskrim menerima informasi bahwa di warnet ID LGS, Warnet  Gladi Net, dan Warnet Blue Girl yang berada di wilayah Kota Langsa ada menjual dan menyediakan ID untuk permainan judi online jenis SBOBET.

Kemudian Tim Opsnal mendatangi warnet tersebut dan berhasil mengamankan pelaku sebagai pemilik warnet, selanjutnya untuk tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Langsa guna dilakukan proses lebih lanjut.

Dan tiga tersangka yang kita amankan IM (37) yang juga pemilik warnet IDLGS warga  Dusun Ikhlas Gampong  Blang Langsa Kota.

Selanjutnya, RA (23) penjaga Warnet yang warga  Dusun  Cendana, Gampong Seulalah Langsa Lama, dan terakhir, ZK (43) pemilik warnet Blue Girl warga Dusun  Melati, Gp. Blang Paseh Langsa Kota.

Selanjutnya, hasil penyelidikan dan penangkapan pelaku yang diduga melakukan Tindak Pidana Maisir atau perjudian online jenis SBOBET.

Tiga pelaku tindak pidana Maisir atau perjudian online jenis SBOBET dapat diancam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 Qanun nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Adapun  TKP diamankan Pelaku, warnet IDLGS Gampong Blang Langsa Kota, Warnet “Gladi Net”, Gp. Paya Bujok Tunong, Kec. Langsa Baro dan  Warnet “Blue Girl”, Dsn Sungai Pauh Langsa Kota.

Selanjutnya,  modus operandi menyediakan dan menjual ID untuk permainan judi online jenis SBOBET.

Selain menangkap pelaku kita juga mengamankan barang bukti milik tersangka, IM,   1 CPU merk DELL, 1  monitor merk H198HQV, 1  Keyboad, 1 Mouse, Uang sebesar Rp. 250.000, dan 7 lembar kertas ID

Sementara dari RA, 1CPU Merk Futura NED x Vioo, 1 Monitor Merk Acer, 1 Keyboard, 1Mouse, Uang Sebesar Rp. 200.000, dan 3  Lembar Kertas ID

Terakhir dari tersangka ZK, 1 CPU Merk Futura Ned x Vioo, 1 Monitor Merk ACER, Uang Sebesar Rp. 300.000 dan 2  lembar kertas ID.

Adapun motif pelaku dikarenakan faktor Ekonomi guna memperoleh keuntungan pribadi.

Sementara pelaku mendapatkan ID nya  langsung dari jaringan situs  Kamboja. Dengan cara mentransfer sejumlah uang ke rekening yang telah tertera dalam situs tersebut. Imbuhnya.(red)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here