Ini Klarifikasi Danlanal Lhokseumawe

0
196

Chapnews.id, Langsa – Terkait dengan adanya berita di beberapa media massa yang sekarang ini sedang memanas, selaku  Danlanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Dimmi Oumry perlu saya luruskan.

Dimana saat ini,  KRI TNI AL sedang memperketat patroli sektor wilayah perairan Aceh, hal ini  dikarenakan adanya migran gelap yang masuk ke wilayah Aceh beberapa bulan lalu, dan juga untuk mencegah kegiatan ilegal fishing  di laut.

“Tentunya  sesiapa pun yang sedang melaut pasti akan diperiksa termasuk para nelayan” Demikian ungkap, Danlanal Lhokseumawe
Letkol Laut (P) Dimmi Oumry melalui Danposmat Langsa, Letda Laut (P) Aji Bayu Agung kepada wartawan, Jum’at, (07/08/2020).

Menurutnya, pada saat dilaksanakan pemeriksaan  tentunya selain meriksa ABK kapal nelayan, pasti akan diperiksa juga kelengkapan administrasi nya.

Banyak sekali teguran yang ditemukan oleh pihak patroli laut dikarenakan banyak dokumen kapal nelayan ini tidak lengkap administrasinya.

“Kenapa sampai tidak lengkap silahkan nanti dipertanyakan oleh pihak yang berwenang dalam bidang perizinan dilaut” ujarnya.

Selanjutnya, karena sudah sering kami ingatkan pada saat mereka melaut lengkapi surat-surat yang belum lengkap silahkan koordinasi dengan Syahbandar perikanan setempat.

Namun ternyata himbauan kami tidak dilaksanakan dan sekarang  banyak sekali teguran yang dilakukan oleh pihak pukat langgar. Ujarnya lagi.

Ditambahaknya, secara otomatis kapal mereka akan ditarik untuk proses lebih lanjut. Hal ini lah yang mungkin memicu para nelayan mengajukan protes ke DPRK, padahal kalau administrasi dan dokumen kapal para nelayan tersebut lengkap saya rasa tidak akan ada masalah dan para nelayan tidak perlu khawatir.

” jadi tidak benar kalau ada kegiatan pungli yang dituduhkan kepada unsur-unsur  TNI AL” imbuhnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here