Tanam Pohon Warisan untuk Anak Cucu Kita

0
102

Chapnews.id, Langsa – Penanaman pohon bukan untuk kepentingan pribadi kita sekarang, namun warisan yang akan ditinggalkan kelak bagi anak cucu kita.

Amatan chapnews.id orang nomor satu di Kota Langsa ini berjibaku menanam pohon buah dan pohon lainnya sekitar 100 batang di hutan lindung Kota Langsa. Jum’at (07/08/2020).

Pohon yang ditanamnya terdiri mangga, rambutan, duku, asam jawa, durian, mahoni dan punti. Hasilnya nanti bisa dinikmati oleh generasi anak dan cucu kita kelak.

Meski sempat viral di juluki ‘Wagiman’ alias Walikota gila taman, namun hal ini tak menyurutkan langkahnya setiap waktu senggang, dimanfaatkan untuk menanam sejumlah pohon di hutan Kota Langsa.

Langkahnya tak terhenti, mungkin karena kegilaannya mewariskan hutan Kota Langsa menjadi tempat wisata yang kian menarik dan diminati pengunjung baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar daerah.

Tak hanya itu, terkadang cacian dan cibiran di alamatkan pada Toke Seum sapaan akrab Walikota Usman Abdullah, baik lewat media sosial maupun secara langsung.

Namun, langkahnya untuk berbuat pada kota jasa ini semakin ‘menggila’ hingga wajah kota Langsa kini menjadi pusat perhatian masyarakat dan menjadi tempat yang banyak diminati pengunjung.

Setiap sudut Kota semakin indah, piala Adipura pun menjadi raihan yang tidak bisa dipungkiri dimasa periode beliau menjabat sebagai Wali Kota yang di usung oleh partai Aceh besutan Muzakir Manaf atau kerap disapa Mualem.

Prestasi Mangroove Forest Park Kota Langsa, terpilih sebagai juara pertama Katagori Eko Wisata Terpopuler (Most Popular Ecotourism) pada Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Selain itu, Mangroove Forest Park Kota Langsa, juga terpilih sebagai juara terfavorit untuk semua katagori atau dari 18 katagori yang diperlombakan pada ajang API 2019 tersebut.

Prestasi demi prestasi diraih oleh Kota Langsa, saat Usman Abdullah dan Marzuki Hamid menjabat Walikota serta Wakil Walikota mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari segi pengelolaan keuangan.

Terbukti selama hampir dua periode memimpin, Usman Abdullah bukan hanya menebar janji tapi memberikan bukti nyata, dari mulai menata keindahan kota sampai menata pemerintah juga apik.

Saat ditanya, tim chapnews.id, mengapa pak Wali menanam pohon yang tumbuhnya jangka panjang, Usman Abdullah menjawab, “kita jangan hanya pikirkan kehidupan yang sekarang tanpa memikirkan kehidupan kedepannya”.

Memang apa yang kita lakukan sekarang hasilnya mungkin tidak bisa kita nikmati, namun anak cucu kita yang akan menikmati. Ini menjadi nilai ibadah buat kita, dengan apa yang kita lakukan secara ikhlas.

“Janganlah setiap hal yang kita lakukan baik hanya ingin sebuah imbalan, namun lakukanlah dengan ikhlas hanya semata-mata mengharapkan ridha Allah Swt”, kata Toke Seum.

Walaupun, terkadang apa yang kita lakukan baik menurut kita, tapi belum tentu baik menurut orang lain. Selama tujuannya untuk masyarakat, akan terus kita lakukan.

“Penilaian baik buruk bukanlah di mata manusia, tapi Allah SWT yang memberikan penilaian. Maka kita serahkan semua kepada-Nya, apapun setiap pekerjaan atau perbuatan kita semasa di dunia semuanya sebagai bekal di akhirat yang kekal abadi”, imbuhnya. (Mamad).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here