Pemko MoU Dengan Bank Indonesia

0
162

Chapnews.id, Langsa – Pemerintah Kota Langsa melakukan Nota kesepahaman (MoU) dengan  Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Kamis, (13/08/2020).

Nota kesepahaman tersebut meliputi pengembangan ekonomi, pengendalian inflasi, elektronikasi dan peningkatan daya saing daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo mengatakan dalam  pandangan kami Kota Langsa telah menunjukkan perkembangan yang baik ada prestasi yang dicapai sangat luar biasa 7 kali WTP dari otoritas lembaga keuangan.

Selanjutnya, bahwa Kota Langsa memiliki tingkat  pertumbuhan ekonomi terbaik di Aceh mencapai 4 persen. Ini menunjukan  sangat baik dalam pencapaian pertumbuhan ekomoni.

Walaupun kita ketahui, tantangan kedepan semakin berat,  namun saya yakin Kota Langsa bisa melewatinya. Ujar Yukon.

Kita ketahui bahwa selama ini BI belum kelihatan, setelah massa  pandemi ini kami hadir untuk mengajak pemko untuk mengwujudkan pembangunan ekonomi yang bagus, tentunya kami memiliki data apa saja yang bisa dimamfaatkan Kota Langsa.

Adapaun ruang lingkup nota kesepahaman kita  meliputi,  pengendalian inflasi, implementasi dan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, pemberdayaan usaha ekonomi  mikro, kecil dan menegah ( UMKM ) dan pengembangan sektor ekonomi unggulan daerah.

Selanjutnya, implementasi dan pengembangan elektronikasi keuangan daerah, sistim pembayaran dan keuangan iklusif, fasilitasi dan monitoring pelaksanaan bantuan sosial non tunai didaerah serta aspek lain terkait pengembangan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah dalam rangka mengwujudkan Kota Langsa yang sejahtra dan barakah.

Sementara itu, Walikota Usman Abdullah,SE, mengatakan masyarakat Kota Langsa sangat membutuhkan modal untuk pengembangan UMKM, seperti budidaya udang vaname dengan sistim bioflok.

Karena pemko keterbatasan anggaran maka program bioflok itu belum bisa direalisasikan. Pada hal masyatakat pesisir sangat meminatinya. Kami berharap Bank Indonesia dapat membantu hal tersebut.

” Karena kami yakin bioflok salah satu penunjang ekonomi masyarakat pesisir” ujar Usman Abdullah.

Selain bioflok masih banyak lagi UMKM yang butuh sentuhan program dari Bank Indonesia. Senoga kerjsama ini memberi mamfaat bagi Kota Langsa. Imbuhnya. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here