Peringati Damai Aceh Ke 15 tahun, KPA/PA Singkil Santuni Puluhan Anak Yatim

0
50

Chapnews.id, Aceh Singkil  – Dalam rangka memperingati perdamaian Aceh ke 15, Komite Peralihan Aceh (KPA) dan  Partai Aceh (PA) gelar bakti sosial dengan cara menyantuni  puluhan anak yatim di Desa Suka Damai ( Tran Nelayan) Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (15/8/2020).

Selain penyerahan santunan kepada 40 orang anak yatim, acara juga diisi dengan doa bersama untuk kelanggengan perdamaian Aceh dan juga membagi-bagikan masker.

Kegiatan itu turut dihadiri Panglima Wilayah KPA Aceh Singkil Sarbaini yang akrab disapa Teuku Agam, Aminullah Sagala Plt ketua PA Aceh Singkil, Jirin Capah Plt Sekjen PA Aceh Singkil, Rahmat Pasaribu Ketua BRA Aceh Singkil Syarifuddin Bancin dan para undangan lainnya.

“Peringatan seperti ini harus diperingati setiap tahun , agar masyarakat tidak melupakan sejarah dan kita do’akan Bintang Bulan sebagai identitas kita supaya cepat berkibar di tanah nanggroe ini dan mari sama-sama kita menjaga perdamaian ini agar rakyat bisa sejahtera,” kata Teuku Agam didampingi Sejumlah Panglima Daerah di Wilayah Aceh Singkil.

Doa dipimpin Ustazd Aminullah S.Pdi. Plt Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh Singkil, turut dihadiri Imam Mesjid setempat

Ketua KPA Kabupaten Aceh Singkil Sarbaini Agam mengatakan, dengan keberkahan doa bersama anak yatim ini adalah semangat Damai Aceh yang ke 15 tahun. “Aceh Damai Bangkit dan Maju”, Ujarnya.

Dikatakan; pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Damai Aceh, merupakan rutinitas tahunan KPA/PA/BRA , yang jatuh pada setiap tanggal 15 Agustus setiap tahunnya.

Kegiatan tersebut selalu di laksanakan oleh Pemerintah Aceh pada setiap tanggal 15 Agustus.

Harapannya dengan terwujudnya doa dan santunan anak yatim dia berharap butir-butir perjanjian MoU Helsingki segera diselesaikan oleh Pemerintah pusat RI Terutama bendera lambang dan Hymne.

Jubir DPW Partai Aceh Singkil Syarifuddin, juga mengatakan sudah 15 tahun kita di kehidupan normal, tanpa ketakutan, Ini anugrah besar. Kita wajib mensyukuri-nya.

“Kedepan Rakyat Aceh harus lebih aman dan masyarakat harus sejahtera”, ujarnya.

Sementara MJirin Capah Dalan Acara itu mengatakan, peringatan Damai Aceh ke-15 tahun ini merupakan momentum untuk melanjutkan perjuangan dan menjaga perdamaian serta dalam upaya terlaksananya MoU Helsinki secara menyeluruh, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Mari sama-sama kita menjaga perdamaian ini, agar masyarakat dapat hidup tentram, damai dan sejahtera”,Pungkasnya (Saidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here