Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Kota Langsa Dilantik

0
128

Chapnews.id, Langsa – DPP JASA Aceh melantik dan mengambil sumpah Pengurus  Yayasan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Kota Langsa, Sabtu, (15/08/2020) di aula Cakra Donya Pemko Langsa.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua KPA, Muzakir Manaf, Walikota Usman Abdullah,SE, Ketua MUNA Langsa, Abi Zainal, Anggota DPR Aceh, Irfansyah, Ketua Fraksi PA DPRK Langsa, Maimul Mahdi,  Ketua KPA Langsa, M Isa dan Sekretaris PA Langsa, Adlin Furqan.

Dalam sambutannya, Ketua  JASA Langsa, Bustami mengatakan status JASA  sudah sah sebagai organisasi  dalam negara kesatuan Republik Indonesia bahkan sudah terdaftar di Kesbang Pol.

Kedepan kami berharap  kalau bisa ada sekretariat yang tempat berkumpul dan tempat kami bersilaturrahmi.

Dan yang terakhir kami berharap kepada suruh amggota KPA dan PA mari bersatu, jangan lah terpecah belah. Karena kita yakin tantangan kedepan makin berat, butuh kebersamaan agar cita-cita yang telah di sepakati bisa diwujudkan. Harap Bustami.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPP JASA Aceh,  Bukhari,  baginya kehadiran JASA akan memberi energi baru bagi KPA dalam menuntut realiasi butir-butir MoU yang telah fisepakati.

Dan JASA menjadi wadah silaturahmi bagi para  anak syuhada  yang kita tahu selama ini tercerai berai tidak tahu arah melangkah. Dengan ada organisasi ini menjadi wadah kita berkumpul dan melahirkan gagasan yang positif bagi Aceh.

” 15 tahum sudah damai, namun belum semunya butir-butir MoU direalisasikan, makanya kedepan JASA akan  menuntut apa yang telah disepakti para pejuang Aceh dulu tersebut” imbuhnya.

Sememtara itu, Pembina JASA Aceh, M Joni mengatakan  JASA kita  dirikan karena melihat kondisi para aneuk syuhada yang mulai kehilangan  arah terhadap Aceh, bahkan kerap mareka dimamfaatkan oleh pihak-pihak demi kepentingan tertentu.

” terkesan kami tidak ada yang peduli ” ujar Joni.

Selanjutnya Joni menyebutkan MoU adalah warisan para syuhada yang telah berjuang untuk Aceh. Maka kami para aneuk syuhada akan meneruskan warisan tersebut.

Sementara Partai Aceh adalah  alat perjuangan politik dalam upaya mensejahterakan masyarakat Aceh,  bukan malah sebaliknya menjadi alat  untuk pemecah belah.

Ketahui lah kepada seluruh pejuang Aceh, bahwa ada pihak yang menargetkan agar butir-butir MoU Helsingky tidak berjalan. Sebut Joni lagi.

Dan salah satu cara ingin menghancurkan MoU, dengan menghancurkan GAM, karena  dengan hancurkan GAM maka akan hancur juga  PA.

” jangan lupa sejarah ingat  Ikrar Lamteh jadi cek kosong bagi Aceh ” imbuhnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here