Segel, Kafe Yang Melanggar Syariat Islam

0
96

Chapnews.id, Langsa – Segel atau tutup paksa Cafe – Cafe yang terbukti melanggar hukum syariat Islam. “Ini Aceh Bung, bukan Medan, “ujar Ibrahim Latif ketua Da’i Kota Langsa menanggapi maraknya Kafe di daerah ini yang diduga  melanggar hukum syari’at Islam, Minggu, (23/08/2020).

Menurut Wak Him  Aceh adalah daerah khusus yang melaksanakan hukum syariat Islam. Sesuai dengan Qanun Aceh yaitu Qanun nomor 06 tahun 2014 apabila ada badan usaha di Aceh melanggar syari’at islam, yaitu menyediakan tempat dan atau memfasilitasi tempat untuk berzina, mesum/ ikhtilat, khalwat, miras, judi atau judi online dan lain.

“Sebagainya yang melanggar Qanun syari’at Islam. Maka Badan/ tempat usaha tersebut harus disegel dan dicabut izin usahanya, “imbuh ibrahim Latif atau yang sering disapa Wak Him ketua Da’i dan juga ketua IPHI kota Langsa.

Pihaknya menghimbau kepada aparat penegak hukum dan Instansi terkait untuk menindak tegas pelaku pelaku atau badan usaha yang menyediakan tempat atau fasilitas untuk berbuat maksiat seperti zina, mesum/ ikhtilat, khalwat, menyediakan fasilitas untuk membuka situs situs porno, judi online dan  menyediakan/ menjual miras dan lain sebagainya.

“Tempat tempat tersebut, kita minta segel atau tutup paksa dan atau dicabut izin usahanya, pelakunya harus diproses sesuai dengan hukum atau Qanun yang berlaku, “tukas Wak Him.

Hati kita rasanya miris sekali, ketika para pelaku maksiat bergentayangan di negeri bersyar’iat islam. Maka mari kita semua elemen masyarakat  bergerak, bersatu mengusir para pelaku maksiat dari bumi Aceh, “tandas Ibrahim Latif. Jangan kita biarkan daerah kita dikotori dengan maksiat, ” tutup Wak Him.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here