DPRK Minta Bupati Tuntaskan Aset Aceh Singkil

0
55

Chapnews.id, Aceh Singkil – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil kembali Tegaskan maslah aset Pemda yang belum bersertifikat dalam laporan pandangan umum terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Pertanggungjawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2019.

Diantaranya masalah aset tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil dari 1,062 persil sertifikat tanah baru 30 persil yang di sertifikatkan.

Banyak tanah-tanah kita yang belum disertifikatkan, kondisi ini kami lihat sangat miris sekali jika sistem pengelolaan aset kita seperti ini.  padahal untuk membeli tanah kita mempunyai uang,  namun untuk men sertifikatkan kita tidak serius, “Kata salah seorang Anggota DPRK Aceh Singkil Yuli Hardin dalam rapat Paripurna di Gedung DPRK Kampung Baru, Singkil Utara, Aceh Singkil, Senin (31/8).

Dan dari hasil pembahasan banggar pada waktu lalu Pemerintah Aceh Singkil ini kami istilahkan dengan Kata Daiyus ” artinya sesuatu barang milik kita namun tidak kita urus dengan baik dan malah kita lantarkan dan secara agama sudah salah kita ini, “Ujarnya.

Untuk itu kami Tegaskan dan berharap penuh kepada Bupati agar Komitmen untuk menyelesaikan seluruh sertifikat aset yang ada, ” Tegas Yuli Hardin.

Kemudian masalah Mobil Dinas, Kami melihat masih ada mobil Dinas yang belum di beri stiker, ” kami tidak tahu entah apa motif nya entah malu entah apa. Padahal kami sudah tegaskan seluruh Kendaraan Dinas itu wajib di beri stiker Dinas masing-masing.

Dan jika memang tidak di indahkan DPRK akan berikan sangsi kepada SKPK yang bersangkutan.salah satunya tidak menganggarkan biaya peralatan Dari Mobil tersebut, “Ungkapnya.

Sidang dipimpin oleh Ketua DPRK Aceh Singkil Hasanuddin Aritonang yang berdampingan dengan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid.

Pandangan umum saat itu disampaikan oleh tujuh anggota DPRK Aceh Singkil, yakni Ahmad Fadli, Lesdin Tumangger, Hj Asmawati, Yulihardin, Alhidayat, Aminullah dan Fairuz Akhyar.

Namun ternyata penyampaian pandangan umum dari tujuh anggota DPRK Aceh Singkil saat itu hanya tetuju pada Bupati Aceh Singkil. (Saidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here