DPW FK PPN Aceh Gelar  Konsolidasi Organisasi Tuntut Kembali SHT

0
97

Chapnews.id, Langsa – Pengurus Dewan Pompinan Wilayah (DPW)  FK PPN Aceh mengelar rapat konsolidasi organisasi, Kamis, (03/09/2020)  disekretariat Jalan  TM Bahrum Kota Langsa.

Rapat konsolidasi organisasi dipimpin langsung Ketua Umum, Ir.Yunizam dan Sekretaris Umum Ir.Firdaus.

Hadir dalam acara tersebut lebih kurang 100 orang peserta yang terdiri dari, Dewan Penasehat Wilayah , Pengurus, Wakil Anggota dari cabang – cabang dan dari kebun Pulau Tiga, serta  Kebun Cot Girek.

Ketua Umum DPW FK PPN Aceh,  Ir.Yunizam disela-sela acara mengatakan bahwa   rapat  kordinasi merupakan kembali merapatkan  barisan mengevaluasi beberapa kegiatan yang  sudah dilakukan

Dan yang tidak kalah penting dalam acar tersebut, tidak lupa membahas rencana  program kedepan. Ujarnya.

Selanjutnya, dalam evaluasi Pengurus DPW FK PPN terutama implementasi dari  kegiatan aksi demo pensiunan  yang sudah kita laksanakan dua kali ke kantor Direksi PTPN 1 masa Dirut Uri Mulyari, Dirops Desmanto dan Dirkom Faisal Ahmad.

Dalam  tuntutan kita mendesak PTPN I untuk melakukan  pembayaran lunas terhadap Santunan Hari Tua ( SHT) yang nilai saat itu total sekitar 125 M dengan jumlah penerima sekitar 1100 orang pensiunan  periode 2015 sd 2019. Ini juga  belum lagi bertambah kawan – kawan pensiunan 2020/2021.

Ditambahkanya, belakangan ini juga DPW FKPPN juga ada menyurati Direksi Baru PTPN 1 Direktur Agusmar Harahap terkait SHT masih diangsur Rp 2 juta orang karpel dan Rp 4juta/ orang  karpim.

Kami menilai  tidak sebanding   dengan hak pensiunan SHT total perorang  200 juta sampai dengan 1,2 milyar/orang  dan itu angka masih setelah terjadi aksi Demo saat itu ke Kantor Direksi PTPN 1 dan DPRK Langsa.

“Boleh dikatakan nilai tidak manusiawi dan dalam pengunaan nya kami tidak bisa gunakan sesuai harapan” sebut Ir. Yonizam.

Dan rencana dalam waktu dekat ini,  DPW FKPPN akan segera mengirim surat kembali ke Direksi PTPN 1 mempertanyakan kembali tindak lanjut penbayaran SHT.

” tidak ada alasan  dibayar sesuka hati direksi atau sesuai kemampuan perusahaan dalam SK kami jelas klasul mengingat  PKB 2018/2019 atau juga ada PKB 2015/2016 dan PKB 2017-2018″ ungkapnya lagi.

Konon lagi, dalam keputusan SK direksi PTPN 1 tentang  pesiun dimuat SHT dibayar dan menjadi beban PTPN 1.

Dan kalau belum bisa dibayar, maka perlu  ada penjadualan kembali yang disepakati bersama antara DPW FKPPN dengan Direktur PTPN I, Agusmar Harahap dengan nilai  angka wajar bukan 2 juta dan 4 juta.

” kalau pihak Direksi PTPN I tetap mengangsur dengan angka  2-4 juta, maka kita sepakat untuk kembali turun aksi Demo Jilid III yang menghadirkan karyawan pensiun dan bathinnya terutama yg belum lunas SHT” imbuhnya.

Dan untuk kepentingan mobilisasi massa kita akan membuat mandat pembentukan cabang untuk wilayah Aceh Utara, wilayah aceh timur , wilayah kota langsa , wilayah aceh tamiang dan wilayah aceh barat/ selatan.

” kita targetkan bulan Nopember 2020 sudah terbentuk” sebut Yunizamagi.

FKPPN adalah wadah purnakarya perkebunan yang secara hirakhi organisasi dari pusat sampai daerah yang dipusat di Ketuai Drs  H N Serta Ginting  Mantan ketum FSPBUN dan  Mantan Anggota DPR RI saat itu. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here