Korpus Brigade PII Gandeng BPIP Sosialisasi Ideologi Pancasila

0
97

Chapnews.id, Jakarta – Dalam rangka aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Koordinator Pusat Brigade, Pelajar Islam Indonesia mengandeng BPIP untuk sosialisasi ideologi Pancasila.

” PII memandang perlu dilakukan pembinaan ideologi Pancasila terhadap seluruh elemen masyarakat, penyelenggara negara dan pelajar diseluruh Indonesia secara sistematis, dan terpadu” Demikian ungkap, Kepala Staf Teritorial Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII), Nurul Fazri, kepada media ini melalui rilis pers, Jum’at, (04/09/2020).

Menurutnya,  10 tahun yang lalu dan kini kita merasakan dampaknya bahwa pelajar di Indonesia 9% Anti Pancasila.

Secara pribadi saya juga merasakan saat masih sekolah  SMP hingga Madrasah Aliyah di Aceh. Dimana setiap kali upacara hari senin kami  tidak suka mengikuti lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Bahkan kami sangat  jarang sekali memberikan hormat kepada sang saka Merah Putih kecuali dilirik guru baru  angkat tangan dan menggerakkan mulut.

” Padahal kita tau bersama lagu tersebut memiliki makna yang dasyat salah satunya menggambarkan semangat dan cita-cita bangsa Indonesia” imbuhnya.

Selanjutnya, Nurul Fazri mengatakan  penting nilai-nilai pancasila kita perkuatkan lagi dari mulai sekolah dasar, dengan pendekatan dan konten sesuai usia mereka agar pelajar di Indonesia paham dan nengenal Idiologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dan terutama sekali bagi,  Plpelajar-pelajar yang berada di pelosok desa dari Aceh hingga Papua.

Kami mendesak BPIP harus terjun bersama Pemerintah Daerah lakukan trobosan pembinaan yang merata, apalagi sekarang Pemerintah Desa sudah memiliki anggaran.

” selagi Bapak Joko Widodo masih menjabat sebagai Presiden RI hingga tahun 2024 maka BPIP dan Pemerintah Daerah Harus cepat bergerak” sebut Fazri lagi.

Bila perlu mengwajibkan pemerintah  desa untuk mengalokasikan anggaran  untuk pembinaan ideologi pancasila. Jangan hanya di sekolah – sekolah saja banyak juga anak-anak yang kurang mampu tidak bersekolah ataupun putus sekolah.

” Kami mendesak Bapak Presiden Joko Widodo, Ketua Dewan Pengarah BPIP untuk nembentuk lembaga ataupun suatu badan yang bekerjasama dengan pemerintah desa untuk membentuk Lembaga BPIP Tingkat Desa” saran Nurul Fazri.

Selanjutnya, hal ini agar generasi Emas 2045 yang akan datang benar-benar memiliki roh ataupun jiwa nencintai negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Idiologi Pancasila.

Terakhir dikatakanya,  kehadiran BPIP sangat dibutuhkan oleh generasi sekarang apalagi kita akan menuju Generasi Emas 2045.

” Pelajar Islam Indonesia siap menjadi mitra pemerintah dalam hal pembinaan dan mengawal Idiologi Negara”  Tegas Nurul Fazri.(red)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments