Puluhan Warga Unjuk rasa di kantor Kejari Singkil, Tuntut Dugaan Korupsi Proyek Jalan 21 Miliar

0
52

Chapnews.id, Aceh Singkil – Puluhan warga dari dua Desa Teluk Rumbia dan Rantau Gedang berunjuk rasa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil.

Guna menuntut kejelasan terkait pengusutan dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan Jalan Singkil Teluk Rumbia senilai Rp 21 Miliar tahun anggaran 2018.

Sebab, Kasus tersebut sempat ditangani Kajari namun tidak jelas ujung pangkalnya, “Ucapa Jamaluddin salah satu orator aksi unjuk rasa tersebut, Kamis (10/9).

Jamaluddin juga meminta Kejari Aceh Singkil untuk segera menindaklanjuti pembangunan jalan Singkil Teluk Rumbia dan Rantau Gedang Senilai Rp 21 Miliar yang terindikasi Korupsi dan merugikan negara supaya dapat diselesaikan.

“Jangan hanya jalan kami yang tenggelam tapi yang melaksanakan pembangunan itu juga harus ditenggelamkan, “Kejari Aceh Singkil harus bersama rakyat, “Teriak Jamaluddin dalam orasinya.

Apabila ada kerugian negara mohon segera ditindaklanjuti segera.sebab aksi damai ini sudah dilakukan yakni Dua Kali di Kantor Bupati dan hari ini kami di Kantor Kejari Aceh Singkil,”artinya, sudah satu tahun lebih kasus ini belum juga diselesaikan.

Untuk itu kami bermohon kepada Kejari jika memang ada kerugian negara dan melawan hukum mohon diperjelas dan menyatakan sikap bahwasanya  mau bersama rakyat untuk menyelesaikan kasus ini, ” Katanya.

Tambah Zulkarnain salah seorang juga Orator aksi mengungkapkan pengusutan itu sempat dilakukan pada tahun yang lalu.

Namun sampai sekarang ini tidak ada kejelasan, apakah ada kerugian negara atau tidak, dan bagaimana kelanjutannya, “kata Zulkarnain.

Jika memang ada kerugian negara supaya segera ditindak tegas, sebagaimana  diatur dalam hukum yang berlaku, ” Tegasnya.

Sementara Kejari Aceh Singkil M Husaini dihadapan pengunjuk rasa menyampaikan, dirinya baru menjabat dua bulan di Kantor  Kejari Singkil.

Dikatakannya, Dirinya sangat perihatin dengan apa  dialami masyarakat yang dilintasi proyek jalan tersebut.

“Dan mengapresiasi langkah masyarakat terkait persoalan ini sekaligus mengawal langkah kejaksaan. Karena banyak hal yang perlu saya sampaikan dan masih banyak hal yang perlu saya ketahui, ” Katanya.

“Saya bekerja untuk bangsa dan negara dalam menegakkan hukum. Saya punya integritas untuk itu Bapak dan Ibu Tidak perlu Sangsikan Saya, “Ujarnya.

Akan saya buktikan itu. Tahun lalu, saya sudah tahan satu orang pelaku korupsi,” sebutnya.

Disebutkannya, untuk penanganan persoalan ini kita akan melakukan dialog, dan akan kami sampaikan langkah yang telah kami lakukan terkait penanganan Teluk Rumbia, Pungkasnya.

Selanjutnya para pengunjuk rasa bersedia untuk melakukan dialog termasuk memanggil perwakilan anggota dewan.

Dari Pantaun Capnews,id puluhan peserta aksi itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian

 Dan sebelumnya sempat tidak di ijinkan masuk ke halaman Kantor kejari.

Namun beberapa waktu kemudian aksi dari pemuda dua desa itu di ijikan masuk untuk melakukan orasi di halaman kantor kejari setempat. (Saidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here