Abdullah Puteh Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

0
83

Chapnews.id- Langsa, Dr. Ir Abdullah Puteh, M.Si anggota DPD Republik Indonesia menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di aula SMA Negeri 1 Langsa, Selasa (15/09/2020).

Ketua panitia Bustami, dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini mengambil tema  tentang sejarah lahirnya Pancasila dan implementasi Pancasila.

Dijelaskannya, adapun peserta kegiatan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan ini berjumlah 100 orang yang berasal dari unsur pengurus organisasi kampus, pemuda, OKP, ormas serta perwakilan tokoh masyarakat.

Kemudian, untuk pemantapan pemahaman tentang sejarah dan implementasi Pancasila di isi oleh pemateri yakni Dr. Ir Abdullah Puteh, M.Si anggota DPD RI, Umar Banta Ali, S.Sos.I, M.Ag dan Zaki Ulia, SH, MH.

“Tujuan kegiatan ini memberi pemahaman serta pendalaman kepada mahasiswa, pemuda dan masyarakat tentang kehidupan bernegara dan berbangsa”, ujarnya.

Lanjutnya, dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia, maka implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara perlu ditanamkan kepada generasi penerus pemimpin.

“Kita berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara khidmat dan sampai selesai, agar nilai-nilai Pancasila dapat menjadi implementasi di kehidupan sehari-hari nantinya”, harapnya.

Sementara itu, anggota DPD RI Dr. Ir. Abdullah Puteh, M.Si dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan 4 Pilar Kebangsaan ini merupakan Program MPR, DPD IR merupakan anggota MPR RI.

Dijelaskannya,  Pancasila merupakan pemersatu dan ideologi bangsa, dimana  nantinya akan disampaikan tentang sejarah lahirnya Pancasila dan wujud implementasinya di kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kemudian, Pancasila adalah pilar ideologis negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari sangsekerta, panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dikatakan Abdullah Puteh,  lima ideologi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada alinea ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, Sekalipun terjadi perubahan isi dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati bersama sebagai hari lahirnya Pancasila.

“Sebagai tokoh muda yang nantinya akan menjadi generasi pemimpin bangsa, diharapkan nantinya bisa melihat bagaimana implementasi dari Pancasila itu sendiri”, imbuhnya. (Mamad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here