Jajaran Dinas Pendidikan Kota Langsa Divaksinasi Covid-19

0
101
Advertisement

Chapnews.id, Langsa – Dinas Pendidikan Kota Langsa beserta jajaran mulai Senin (31/05/2021) melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN),Kepala Sekolah dan Pegawai Honorer/Kontrak dalam lingkungan dinas tersebut.

Seluruh pegawai Disdikbud Langsa mendapat jatah vaksin Covid-19, kecuali yang punya halangan untuk divaksin. Vaksinasi dilakukan di Kantor Disdik Kota Langsa, Senin (31/5/2021).

Sehubungan dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa Dra Suhartini MPd mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan guna mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Advertisement

“Kita menargetkan semua pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Pendidikan beserta jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, vaksin ini akan di langsungkan selama 4 hari terhitung mulai Tgl 31 Mei dan Berakhir pada hari Jum’at (4/06/2021)” terangnya.

“Harapan kami dengan adanya vaksinasi ini seluruh pegawai kami bebas dari tertularnya Covid-19 dan pandemi ini segera berakhir,” jelasnya.

Suhartini mengimbau kepada seluruh pegawai untuk ikut divaksin, kecuali mereka yang memiliki penyakit bawaan sejak lama. Selain itu, Suhartini juga mengimbau kepada seluruh pegawai Dinas Pendidikan agar memberikan contoh dalam penerapan Protokol Kesehatan dalam proses vaksinasi.

“Walaupun divaksin, Protokol kesehatan tetap dijaga. Karena itu anjuran pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Langsa Barat Ayu Artlinta SKM, M.Kes melalui Dokter Ainul Mardiah menjelaskan, vaksinasi kali ini dilakukan oleh Pusksemas Langsa Barat. Tidak mengganggu pelayanan publik di Dinas Pendidikan, proses vaksinasi dilakukan dengan sistem cluster, yakni per bidang.

“Sesuai prosedur sebelum melakukan vaksinasi, semua peserta harus melalui pemeriksaan (screening) kesehatan terlebih dahulu,’ ujar Ainul

Ia menambahkan, peserta yang divaksin adalah peserta yang memenuhi syarat sesuai hasil screening. Sementara peserta yang tidak memenuhi syarat seperti ibu hamil, hipertensi yang tidak terkontrol maupun penyintas yang belum tiga bulan akan ditunda pemberian vaksin.

Ia juga mengingatkan kepada peserta yang sudah mendapat vaksin agar tidak mengabaikan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak maupun mencuci tangan.

“Protokol kesehatan adalah faktor utama guna melindungi dari terpapar Covid 19, sementara vaksinasi adalah salah satu upaya meningkatkan imun tubuh guna melawan masuknya virus tersebut. Jadi yang sudah divaksin bukan berarti sudah kebal dari Covid 19,” tambahnya.

Pada kegiatan kali ini tercatat hampir 50 orang pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan telah mendapatkan vaksinasi. (Pandex)

Advertisement
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments