Bupati Aceh Singkil Minta PJ. Keuchik Yang Dilantik Jangan Serakah

0
85
Advertisement

Chapnews.id Aceh Singkil – Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid melantik sebanyak 37 Pejabat (PJ) Keuchik di Gedung Serba Guna, Desa Pulo Sarok, Singkil, Selasa (8/6/2021).

Dalam Kesempatan itu Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengatakan, para pejabat Keuchik yang dilantik jangan Serakah, sebab penggunaan dana desa itu sangat berdampak hukum pada yang bersangkutan.

Kerja saja yang baik-baik, jangan bermain-main dengan anggaran desa. status Pj keuchik sebagai ASN, itu dipertaruhkan jika tersandung kasus korupsi.

Advertisement

Maka berhati-hatilah dalam mengelola dana desa, pastikan penggunaanya bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam pencegahan Covid-19.

“Hanya saja, penggunaanya harus dipastikan sesuai kondisi ril di lapangan,”Kata Dulmusrid di hadapan puluhan Pj. Keuchik yang baru saja terlantik di Gedung Serba Guna, Pulau Sarok, Singkil.

Selain itu Dulmusrid juga menjelaskan, tujuan pengangkatan Pj Keuchik tersebut dilakukan untuk menjaga roda pemerintahan desa agar tetap berjalan lebih baik, dan adanya peningkatan kinerja dalam bidang aspek pelayanan.

“Untuk itu, kata Dulmusrid, kepada seluruh Pj. Keuchik supaya dapat memimpin Roda pemerintahan Gampong sesuai wewenang dan tanggungjawabnya, berdasarkan peraturan yang berlaku nomor 16 tahun 2014 tentang Desa, ” Jelasnya.

Sementara itu menurut informasi yang dihimpun wartawan, pelantikan sebanyak 37 pejabat Keuchik tersebut molor dari jadwal undangan pukul 08.30 wib. Namun kegiatan yang diagendakan itu baru dilaksanakan  menjelang tengah hari sekira pukul 11.30 Wib.

Dari Pantauan wartawan dengan molornya pelaksanaan pengambilan sumpah pelantikan puluhan Pj. Keuchik itu, membuat sebagian para Pj.Keuchik yang akan dilantik dan para tamu kelelahan di luar dan dalam gedung dan merokok menanti dimulainya acara.

Dalam acara yang baru dilaksanakan sekira pukul 11.30 wib itu, Bupati Aceh Singkil, Dulmursid mengambil sumpah pelantikan belasan Pj. Keuchik sebagai pimpinan Kampung yang masa jabatannya telah berakhir, hingga pemilihan Kepala Kampung yang baru nantinya.

Pelantikan dilakukan dengan mengacu pada protokol kesehatan (Protkes). (Saidi)

Advertisement
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments