28.000 nasabah BRI Syariah Cabang Kuala Simpang belum lakukan mingrasi ke BSI

0
43
Advertisement

Chapnews.id, Aceh Tamiang – Sebanyak  32.000 nasabah di Kantor Cabang (KC) Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang yang melakukan migrasi ke Bank Syariah Indonesia (BSI) baru 6.450 orang yang sudah melakukan proses migrasi,sementara 28.000 lainnya belum melakukan migrasi.

Manager Mikro KC BRIS Kuala Simpang, Fahrizal, Jum’at, (11/06/2021) mengatakan total rekening nasabah yang buka di kantor  cabang lebih kurang 32.000 orang. Untuk rekening gaji meliputi satuan kerja (Satker) TNI, Polri, ASN dan pegawai BUMN yang sudah dimigrari sebanyak 4.500.

“Sementara untuk rekening tabungan nasabah umum hari pertama Senin 410, Selasa 520, Rabu 530 dan Kamis 490, sehinga yang sudah berhasil dimigrasi sampai hari ke empat sekitar 6.450 rekening,” kata Fahrizal di kantornya, Jumat.

Advertisement

Menurut Fahrizal sisa rekening yang belum migrasi di KC BRIS Kota Kuala Simpang masih banyak, sekitar 28.000 lebih. Sementara untuk data nasabah dari Satker Unit BRIS se- Aceh Tamiang masih dalam perekapan. Setiap hari, lanjut dia antrean nasabah dibatasi hingga pukul 16.00 WIB disetop sesuai aturan nasional. Namun berapa pun nomor antrean yang sudah beredar tetap dilayani hingga habis.

“Kita pulang sampai selesai, bukan pulang tepat waktu untuk saat migrasi ini,” sebutnya.

Diakui Fahrizal, antrian nasabah dalam sehari rata-rata mencapai 500-600 orang untuk melakukan migrasi. Bahkan sejak pagi pukul 07.00 WIB sudah ada nomor 40-an yang antre.

“Sebenarnya yang lama di antreannya. Kalau proses migrasi cetak buku tabungan dan kartu ATM hanya memakan waktu 3-5 menit saja,” jelas Fahrizal.

Lebih lanjut Manager Mikro KC BRIS Kuala Simpang ini menjelaskan, khusus untuk nasabah rekening BRIS pascamigrasi nomor rekening tidak berubah karena telah menggunakan sistem temenos. Berbeda dengan nasabah BNIS ada penambahan satu angka nomor rekening (berubah).

“Sebenarnya migrasi secara online juga bisa, tapi terkendala masalah jaringan. Walaupun bisa di online nasabah perlu cetak buku dan ATM di kantor juga, jadi bagusnya datang saja di bank terdekat tidak harus ke BRIS, BNIS dan Mandiri Syariah juga bisa,” Dan bisa di buat dimana saja di seluruh Aceh,tidak mesti di daerah nasabah tinggal.

Setelah buku dan ATM selesai nasabah sudah bisa melakukan transaksi.Setelah buku dan ATM selesai nasabah sudah bisa melakukan transaksi pungkasnya.(**)

Advertisement
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments