Pulang BIMTEK dari Banda Aceh, Dinkes Aceh Singkil Minta Anggota BPG Diswab dan Isolasi

0
127
Advertisement

Chapnews.id, Aceh Singkil – Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil Nruman meminta anggota Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) Aceh Singkil di Swab dan Isolasi Mandiri.

Pasalnya, belum lama ini, ratusan anggota Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) dari Aceh Singkil melaksanakan Bimtek di Kota Banda Aceh pada akhir Mei 2021 lalu.

Padahal Kota Banda Aceh, sejak 26 Mei 2021 dinyatakan zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran Dinkes, para anggota BPG membawa virus Covid-19 dari luar, apabila tidak ditangani dengan serius, “kata Nruman ketika dikonfirmasi wartawan, pada Rabu 9 Juni 2021 kemarin.

Advertisement

Kabupaten Aceh Singkil memiliki 116 desa. Apabila satu desa mendelegasikan satu anggota BPG mengikuti Bimtek, maka ada 116 orang yang setidaknya melakukan swab bagi yang bergejala, dan isolasi mandiri.

Kendati demikian, hingga kini belum ada diantara anggota BPG yang terindikasi terserang Covid-19. Namun, upaya antisipasi tetap harus dilakukan oleh Posko PPKM Mikro, sebelum semakin meluasnya penyebaran Covid-19 di Aceh Singkil.

Untuk itu, Kata Nruman, agar segera ditingkatkan posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di desa,

Sebab menurutnya, posko tersebut memiliki tugas dan fungsi pencegahan penularan Covid-19, seperti menjaga kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Petugas di Posko PPKM Mikro di desa mendata mobilisasi warganya yang keluar-masuk, terlebih bagi pendatang yang dari luar kota.

“Maka, begitu ada yang datang dari luar daerah, terus bergerak mendata” Kata Nruman.

Selain itu Nruman juga menyinggung ketersediaan anggaran pada Posko PPKM Mikro di desa. “Mereka ini kan ada dananya, bukan tidak ada. Minimal mereka isolasi dirumahnya,” tukas Nruman.(Siadi)

Advertisement
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments