9 Unit Rumah Warga Upah Lides Dilalap Jago Merah

0
145
Advertisement

Chapnews.id, Aceh Tamiang РSebanyak 9 unit rumah milik warga Upah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, persisnya  disimpang tiga Upah, ludes dilalap sijago merah, sekira pukul 00.00 WIB, Rabu (23/06/2021).

Informasi yang dihimpun,sebelum api melalap 9 unit rumah tersebut, api diduga muncul dari kedai milik Saheran, warga setempat, namun belum diketahui sumber munculnya api dari mana.

Jhoh Asmara, (43), seorang warga yang rumahnya ikut terbakar mengatakan, kebakaran tersebut terjadi saat ia dan anggota kelurganya sedang terlelap tidur, karena ada teriakan dari warga lainnya yang rumahnya sudah terbakar, ia dan seluruh anggota keluarganya bergegas menyelamatkan diri keluar dari rumah.

Advertisement

“Api muncul dari kedai milik Saheran. Namun saya tidak tau, sumber api yang melalap seluruh rumah berasal dari apa” terang Jhon Asmara.

Armada Pemadam Kebakaran Lambat Beri Pertolongan.

Jhon Asmara sangat menyesalkan pihak Pemadam Kebakaran yang lamban memberikan pertolongan saat terjadinya kebakaran itu. Padahal dari lokasi kebakaran, ada Posko pembantu Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, yang berjarak lebih kurang 100 meter, namun pihak Posko Pembantu Pemadam Kebakaran tidak bergegas untuk memberi pertolongan, sehingga api menjalar luas membakar hingga meludeskan 9 unit rumah milim warga.

Ludesnya 9 unit rumah milik warga Upah tersebut diakibatkan lambatnya pihak Pemadam Kebakaran memberikan pertolongan.¬†Padahal dari lokasi kebakaran, ada Posko Pembantu Pemadam Kebakaran yang berjarak lebih kurang 100 meter, namun tidak bergegas untuk memberi pertolongan,” kesal Jhon Asmara.

Dengan adanya hal itu, Jhon Asmara berminta kepada Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, untuk memberi tegoran kepada pihak Pemadam Kebakaran pada Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, agar bekerja secara profesional, sehingga keterlambatan pihak Pemadam Kebakaran dalam memberikan pertolongan kepada warga yang rumahnya terbakar, tidak menjalar luas untuk melalap seluruh rumah warga lainnya.

Menanggapi kenerja Pemadam Kebakaran yang dianggap lamban dalam memberikan pertolongan pada peristiwa kebakaran di lokasi itu, H. Saiful Sofyan, salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, dari Partai Demokrat, yang kediamannya tidak jauh dari lokasi kebakaran,mengatakan dirinya mengharapkan agar kedepannya pihak Pemadam Kebakaran harus menjalankan tugasnya dengan cepat dan baik dalam menangani peristiwa kebakaran yang dialami oleh masyarakat.

“Saya berharap pihak Pemadam Kebakaran harus cepat melakukan pertolongan kepada warga yang rumahnya mengalami kebakaran. Apalagi dari jarak kebakaran tersebut dengan Posko Pembantu Pemadam Kebakaran cukup dekat, namun tidak bisa segera dipadamkan, sehingga

Api meludeskan 9 unit rumah milik warga tersebut,” ujarnya.

Hal senada diharapkan M. Nasir, anggota DPRK Aceh Tamiang, dari Partai Nasional Aceh (PNA) yang juga meninjau lokasi pasca kebakaran tersebut, agar pihak DPBD Aceh Tamiang, bisa mempersiapkan perlengkapan pada armada Pemadam Kebakaran dengan baik, sehingga bila terjadi kebakaran pada rumah warga, bisa segera diatasi dan tidak sempai meludeskan rumah lainnya.

Sementara itu, Datok Penghulu Kampong Upah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Zikri ditemui Forum Keadilan mengatakan musibah kebakaran yang meludeskan 9 unit rumah milik warganya itu, diperkirakan mengalami kurigian harta benda sekitar Rp 700 juta.

“Saya sebagai Datok Penghulu merasa perihatin atas musibah yang dialami oleh warga. Dan saya berharap, warga yang mengalami musibah ini bisa tabah dan sabar, sambil menunggu bantuan dari berbagi pihak maupun Pemkab Aceh Tamiang,” ujarnya mengakhiri.(**).

Advertisement
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments