Ketua BM: Selain Muslim dan Ibnu Hajar Sebagai Tersangka, Polda Aceh Diminta Ungkap Aktor Lain

0
182
Advertisement

Chapnews.id, Langsa – Setelah Muslim, SE alias Cut Lem Ketua KIBAR Aceh serta Ibnu Hajar ditetapkan tersangka Kasus dugaan fitnah, pencemaran, dan pengancaman terhadap Walikota Langsa, Ketua LSM Barisan Muda Tarmizi, S.Sos.I meminta penyidik Polda Aceh untuk mengungkap aktor lain dibalik kasus tersebut.

“Kita menduga ada tersangka lain di balik kasus tersebut yang akan terlibat, maka kita minta kasus ini bisa di ungkap secara terang benderang, sebab tidak tertutup kemungkinan ada aktor intelektual atau donatur untuk mempermalukan Walikota Langsa melalui fitnah keji yang dibuat”, demikian diungkap Ketua LSM Barisan Muda, Tarmizi, SE, Jum’at (08/10/2021).

Menurut Tarmizi, setelah ditetapkannya Muslim alias Cut Lem, tidak begitu lama Ibnu Hajar mengeluarkan pernyataan permohonan maaf di salah satu media online, namun berselang satu hari Ibnu Hajar ditetapkan sebagai tersangka.

Advertisement

Kemudian, Ketua BM berkeyakinan ini merupakan sekenario besar yang dibuat untuk memfitnah Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah SE, sebab kalau mencari kesalahan beliau dalam bekerja secara ikhlas membangun kota Langsa sedikit celahpun tidak dapat, bahkan prestasi gemilang selama kepemimpinan beliau.

Maka dari itu, kita patut menduga kuat ada sutradara atau aktor lain untuk diperiksa lebih detail oleh penyidik Polda Aceh dan bisa ditetapkan tersangka baru agar kasus ini bisa terang benderang.

“Nah, karena sudah ketakutan mungkin Ibnu Hajar minta maaf, mungkin secar manusia kita bisa memanfaatkan. Akan tetapi kasus hukum harus tetap berjalan biar ada pembuktian kepada masyarakat bahwa apa yang dituduhkan itu semuanya fitnah Keji belaka”, tuturnya.

Sebagimana dilansir pada halaman ACEHSATU.COM bahwa, Polisi sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, Muslim alias Cut Lim telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan melakukan fitnah, pencemaran, dan pengancaman terhadap Walikota Langsa, Usman Abdullah.

Penetapan status tersangka Muslim disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy kepada ACEHSATU.com, Senin (27/9/2021).

Senin hari ini sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara fitnah, pencemaran dan pengancaman sebagaimana bunyi pasal yang terapkan ps.310 KUHP, ps.311 KUHP dan ps.369 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” kata Kombes Pol Winardy.

Selain Muslim, penyidik Polda Aceh juga sudah menetapkan Ibnu Hajar sebagai tersangka, juga terkait kasus yang sama.

Keduanya diduga bekerja sama melakukan fitnah, pencemaran, dan pengancaman terhadap Walikota Langsa, Usman Abdullah.

“Iya benar, Ibnu Hajar (sebagai tersangka baru),” kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, AKBP Wahyu Kuncoro menjawab ACEHSATU.com, Jumat (8/10/2021).

Sementara itu, kasus dalam waktu dekat polisi akan melakukan koordinasi dengan JPU dan segera melakukan pengiriman berkas perkara. (Mamad).

Advertisement
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments