Ads - After Header

Arus Balik Menggila! 41 Ribu Pemudik Padati Jakarta H+1

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Gelombang arus balik Lebaran 1447 Hijriah mulai terasa kuat di Ibu Kota. Pada H+1 Hari Raya Idulfitri, Minggu (22/3), Jakarta kembali dipadati oleh ribuan pemudik dan perantau yang mengakhiri momen kebersamaan di kampung halaman. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melaporkan, hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 41.663 penumpang telah tiba di berbagai stasiun utama, menandai dimulainya puncak kepulangan.

Kedatangan puluhan ribu penumpang ini tersebar di beberapa titik vital, termasuk Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Stasiun Bekasi, Stasiun Cikampek, Stasiun Cikarang, Stasiun Jatinegara, dan Stasiun Karawang. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa peningkatan volume kedatangan ini sejalan dengan dimulainya periode arus balik Lebaran. "Kedatangan penumpang sudah mulai meningkat seiring dimulainya arus balik Lebaran," ujar Franoto, sebagaimana dikutip oleh chapnews.id.

Arus Balik Menggila! 41 Ribu Pemudik Padati Jakarta H+1
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Data KAI Daop 1 Jakarta juga menunjukkan dinamika pergerakan penumpang. Pada H+1 Lebaran, Stasiun Pasar Senen mencatat peningkatan signifikan pada volume keberangkatan, mencapai 19.604 orang, naik dari 18.814 penumpang pada hari H Lebaran. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Pasar Senen pada hari yang sama mencapai 15.994 orang. Di Stasiun Gambir, volume keberangkatan mencapai 14.174 penumpang, dengan kedatangan sebanyak 11.047 penumpang.

Secara keseluruhan, KAI telah menyiapkan kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh yang masif selama periode angkutan Lebaran, yakni mencapai 1.083.623 kursi. Khusus pada 22 Maret, tercatat 45.841 penumpang telah berangkat menggunakan layanan KAI. Akumulasi penumpang yang berangkat sejak awal periode 11 hingga 22 Maret telah mencapai 579.083 orang. Antusiasme masyarakat terlihat dari total 790.692 tiket yang telah terjual atau dipesan untuk periode 11 Maret hingga 1 April. Tingkat keterisian tempat duduk (okupansi) rata-rata mencapai 73 persen, namun KAI masih menyediakan sekitar 290.982 kursi untuk keberangkatan antara 23 Maret hingga 1 April.

Franoto menambahkan, puncak okupansi dan penjualan tiket justru terjadi pada masa mudik atau pra-Lebaran, yaitu antara 11-20 Maret, dengan total 483.389 tiket terjual. Dengan mulai membanjirnya kedatangan penumpang di Jakarta, KAI memprediksi bahwa gelombang arus balik Lebaran akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, mencapai puncaknya menjelang akhir pekan ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer