Chapnews – Ekonomi – Setelah berhari-hari diselimuti kegelapan pascabencana, Kota Banda Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah, akhirnya kembali bersinar terang. Momen penuh haru dan syukur menyelimuti pemulihan sistem kelistrikan yang sempat lumpuh total, ditandai dengan seruan takbir yang menggema mengiringi kembalinya pasokan listrik ke seluruh penjuru kota. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjadi saksi langsung kelegaan yang dirasakan ribuan warga.
Di ruang pusat pemantauan kelistrikan, ketegangan yang menyelimuti para petugas PLN seketika berubah menjadi euforia. Indikator-indikator di layar monitor yang sebelumnya mati kini menyala normal, menandakan sistem kelistrikan Aceh telah berhasil terhubung kembali dengan jaringan besar Sumatra. Darmawan Prasodjo, yang sejak awal memimpin langsung upaya pemulihan, tak kuasa menahan rasa syukurnya. "Alhamdulillahi Rabbil Alamin… Takbir…!" pekiknya penuh semangat, seperti dilaporkan chapnews.id pada Jumat (19/12/2025). Seruan itu sontak disambut serentak oleh seluruh jajaran pegawai yang hadir dengan sahutan "Allahu Akbar!", menciptakan suasana haru dan kebersamaan.

Kecepatan pemulihan ini merupakan respons langsung terhadap instruksi tegas dari pucuk pimpinan negara. Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebelumnya telah mengarahkan PLN untuk memprioritaskan layanan publik dan memastikan aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal pascabencana. "Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri ESDM, kami telah berupaya maksimal untuk mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar dan sistem kelistrikan Banda Aceh kini telah beroperasi penuh," jelas Darmawan, menegaskan komitmen PLN dalam melayani masyarakat.
Pulihnya listrik di Banda Aceh bukan sekadar menyalakan lampu, melainkan juga menghidupkan kembali denyut ekonomi dan sosial kota. Ini menjadi bukti kesigapan dan dedikasi tim PLN dalam menghadapi tantangan, serta harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana.



