Chapnews – Nasional – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, memberikan respons tegas terkait beredarnya narasi pengibaran bendera bajak laut dari manga One Piece menjelang perayaan HUT ke-78 RI. Dalam siaran pers resmi yang diterima chapnews.id di Jakarta, Jumat (1/8), Budi Gunawan menyatakan tindakan tersebut sebagai bentuk provokasi yang dapat merendahkan martabat dan kewibawaan bendera merah putih.
"Sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai sejarah, kita semua harus menahan diri dan menghindari tindakan provokatif dengan menggunakan simbol-simbol yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa," tegas Budi Gunawan, yang akrab disapa BG. Ia menekankan pentingnya menghormati simbol negara dan menghargai jasa para pahlawan.

Meskipun pemerintah mengapresiasi kreativitas masyarakat dalam berekspresi, BG menegaskan bahwa hal tersebut tetap memiliki batasan. Pemerintah, lanjut BG, tidak akan mentolerir upaya kesengajaan dalam menyebarkan narasi yang berpotensi mencederai simbol negara. "Jika ditemukan unsur kesengajaan dan provokasi, pemerintah akan mengambil tindakan hukum yang tegas dan terukur untuk menjaga ketertiban dan kewibawaan simbol-simbol negara," ancamnya.
BG juga mengingatkan adanya konsekuensi hukum bagi tindakan yang dinilai merendahkan kehormatan bendera merah putih. Ia mengutip Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) yang melarang pengibaran Bendera Negara di bawah bendera atau lambang lainnya. "Ini adalah upaya kita untuk melindungi martabat dan simbol negara," tegasnya.
Di momentum HUT ke-78 RI ini, BG berharap masyarakat dapat menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan dengan tidak merendahkan bendera merah putih sebagai simbol dan identitas bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehormatan dan martabat negara.



