Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira bagi masyarakat! Pemerintah memastikan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM tahun 2025 akan segera dimulai. Rencananya, bantuan kompensasi penyesuaian harga energi ini akan cair pada April mendatang. Namun, kesiapan data penerima menjadi kunci utama pencairan tepat waktu.
Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, mengungkapkan proses penyusunan data calon penerima tengah digenjot bersama Badan Pusat Statistik (BPS). "Kemarin, saya mendampingi Menteri ESDM bertemu Kepala BPS untuk membahas data tersebut," ujar Dadan di Jakarta.

Data penerima BLT BBM dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk Kementerian Sosial, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan stakeholder terkait. BPS berperan sentral dalam memverifikasi dan mencentralisasi data guna memastikan akurasi penyaluran bantuan. Proses ini krusial untuk menghindari salah sasaran.
Besaran bantuan yang akan diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah Rp600.000 per tahap. Pemerintah akan memanfaatkan sistem Government Financial Technology (GFT) untuk menjamin transparansi dan efektivitas penyaluran BLT BBM 2025. Sistem ini diharapkan mampu meminimalisir potensi penyimpangan dan memastikan bantuan tepat sampai ke tangan penerima yang berhak. Pantau terus perkembangannya di chapnews.id!



