Chapnews – Ekonomi – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap 4 dan 5 senilai Rp600.000 terus berlanjut hingga 31 Juli 2025. Hingga 15 Juli lalu, dana telah disalurkan kepada 13.189.660 pekerja, mendekati target 17,3 juta penerima. Artinya, masih ada sekitar 4 juta pekerja yang menantikan pencairan BSU.
Proses pencairan dilakukan bertahap, memerlukan verifikasi dan validasi data untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Para pekerja dapat mengecek status penerimaannya secara berkala melalui situs resmi Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. BSU yang diberikan merupakan bantuan untuk dua bulan (Juni dan Juli 2025) dan disalurkan sekaligus.

Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa penyaluran BSU dilakukan melalui Bank Himbara, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan PT Pos Indonesia. Hingga saat ini, persentase penyaluran telah mencapai 82,69%, dengan rincian: tahap pertama 22,8%, tahap kedua 13,99%, tahap ketiga 30,33%, dan tahap keempat 15,49%. Proses distribusi, terutama melalui PT Pos Indonesia, masih terus berlangsung.
Kemnaker mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok BSU dan hanya mengecek informasi resmi melalui bsu.kemnaker.go.id. Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan pekerja yang berhak dan mendorong pertumbuhan ekonomi rumah tangga.



