Chapnews – Ekonomi – Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap keempat dengan nominal Rp600.000 telah dimulai, namun gelombang protes muncul dari para pekerja. Banyak yang mempertanyakan nasib BSU batch 2 yang hingga kini belum juga cair, sementara batch 4 sudah dinikmati sejumlah penerima.
Kehebohan ini bermula dari unggahan di media sosial. Akun Instagram @yugi misalnya, mengeluhkan, “Kok bisa-bisanya udah batch 4 dan udah cair pula, gimana nasib yang batch 2 bacaannya penyaluran terus tapi enggak ditransfer-transfer @kemnaker,” tulisnya pada Rabu (16/7/2025). Sentimen serupa diungkapkan akun @sandi, “Ngacak gitu maksudnya gimana. Enak yang batch 4 atuh enggak nunggu lama tapi langsung cair, kacau ini mah,” tuturnya.

Keluhan tersebut mengarah pada dugaan ketidakberesan proses pencairan BSU yang dinilai tidak berurutan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun angkat bicara. Melalui akun resmi media sosialnya, Kemnaker menjelaskan bahwa penyaluran BSU 2025 dilakukan secara bertahap. “Tenang, Rekanaker! Penyaluran BSU 2025 dilakukan secara bertahap, jadi nggak semua langsung cair di waktu yang sama ya,” demikian klarifikasi Kemnaker. Penjelasan ini diharapkan dapat meredam keresahan para pekerja yang masih menantikan pencairan BSU batch 2.



