Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/beritarakyat/public_html/chapnews.id/wp-includes/functions.php on line 6131
Cemaran Radioaktif Cikande: 10 Titik Segera Dibersihkan! - ChapNews

Ads - After Header

Cemaran Radioaktif Cikande: 10 Titik Segera Dibersihkan!

Ahmad Dewatara

Cemaran Radioaktif Cikande: 10 Titik Segera Dibersihkan!

Chapnews – Nasional – Pemerintah bergerak cepat melakukan dekontaminasi di 10 titik yang terindikasi tercemar zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Langkah ini diambil setelah temuan cemaran pada produk udang beku yang diekspor ke Amerika Serikat.

Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa Satuan Tugas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Cs-137 terus melakukan inventarisasi mendetail untuk memastikan proses dekontaminasi berjalan efektif. "Hasil awal menunjukkan ada 6 titik, sekarang menjadi 10 titik. Inventarisasi masih berlanjut untuk menentukan langkah-langkah dekontaminasi, remediasi, dan pemulihan kesehatan masyarakat," ujar Hanif usai acara peringatan Hari Danau Sedunia 2025 di Jakarta, seperti dikutip chapnews.id.

Cemaran Radioaktif Cikande: 10 Titik Segera Dibersihkan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Saat ini, dua lokasi sudah memulai proses dekontaminasi, sementara delapan titik lainnya masih dalam tahap inventarisasi detail sebelum penanganan lebih lanjut. Pemerintah menetapkan status keadaan khusus di Kawasan Industri Modern Cikande, memperketat pengawasan keluar masuk barang. KLH, bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Tim Gegana Polri, menggunakan 9 detektor portabel untuk memantau kendaraan dan barang.

Selain itu, BRIN sedang menyusun radiation portal monitor (RPM), dibarengi dengan sosialisasi bahaya radiasi Cesium-137. Barang-barang yang terkontaminasi akan didekontaminasi dan disimpan sementara di gudang PT Peter Metal Technology (PMT), yang diduga menjadi sumber cemaran.

Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan bahwa kontaminasi hanya terjadi di Kawasan Industri Modern Cikande dan tidak meluas ke rantai pasok nasional maupun ekspor. Pemerintah juga menyiapkan tempat penyimpanan bahan radioaktif sementara yang memenuhi standar Badan Atom Internasional (IAEA) di PT PMT.

Hanif menjelaskan, tempat penyimpanan sementara akan dibangun dalam waktu dekat dan diharapkan selesai dalam satu bulan. Sementara itu, tempat penyimpanan jangka panjang sesuai standar IAEA akan dibangun pada 2026 dan dirancang untuk bertahan hingga 30 tahun.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer