Ads - After Header

Demo Ricuh Bone: Bupati Tak Muncul, Massa Lempar Batu Hingga Malam!

Ahmad Dewatara

Demo Ricuh Bone: Bupati Tak Muncul, Massa Lempar Batu Hingga Malam!

Chapnews – Nasional – Bentrokan antara massa pendemo dan aparat keamanan terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Aksi demonstrasi yang menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) ini berakhir ricuh hingga malam hari. Kejadian bermula dari aksi demonstrasi ribuan mahasiswa dan masyarakat yang bertahan di halaman kantor Bupati Bone. Mereka berhasil menerobos pagar kantor dan terjadilah bentrokan dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian.

Empat anggota Satpol PP mengalami luka akibat lemparan batu, dua diantaranya mengalami luka serius di kepala. Dua personel kepolisian juga menjadi korban, Aipda Rahmat mengalami luka di jari dan Bripda Awal mengalami luka robek di kening. Kericuhan terjadi karena Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, tak kunjung menemui para pendemo yang menuntut pencabutan kebijakan kenaikan PBB-P2 dan pencopotan Kepala Bapenda Bone.

Demo Ricuh Bone: Bupati Tak Muncul, Massa Lempar Batu Hingga Malam!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Koordinator aksi, Rafli Fasyah, menegaskan penolakan terhadap kenaikan PBB-P2 dan tuntutan pencopotan Kepala Bapenda Bone. Kekecewaan massa karena Bupati tidak hadir hingga malam hari memicu aksi pelemparan batu ke arah petugas. Aparat keamanan membalas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang bertahan di Jalan Ahmad Yani, Bone. Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berjaga dan melakukan penjagaan ketat di sekitar kantor Bupati Bone. Situasi masih tegang dan dipantau ketat oleh pihak berwajib.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer