Chapnews – Nasional – Bentrokan antara massa pendemo dan aparat keamanan terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Aksi demonstrasi yang menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) ini berakhir ricuh hingga malam hari. Kejadian bermula dari aksi demonstrasi ribuan mahasiswa dan masyarakat yang bertahan di halaman kantor Bupati Bone. Mereka berhasil menerobos pagar kantor dan terjadilah bentrokan dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian.
Empat anggota Satpol PP mengalami luka akibat lemparan batu, dua diantaranya mengalami luka serius di kepala. Dua personel kepolisian juga menjadi korban, Aipda Rahmat mengalami luka di jari dan Bripda Awal mengalami luka robek di kening. Kericuhan terjadi karena Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, tak kunjung menemui para pendemo yang menuntut pencabutan kebijakan kenaikan PBB-P2 dan pencopotan Kepala Bapenda Bone.

Koordinator aksi, Rafli Fasyah, menegaskan penolakan terhadap kenaikan PBB-P2 dan tuntutan pencopotan Kepala Bapenda Bone. Kekecewaan massa karena Bupati tidak hadir hingga malam hari memicu aksi pelemparan batu ke arah petugas. Aparat keamanan membalas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang bertahan di Jalan Ahmad Yani, Bone. Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berjaga dan melakukan penjagaan ketat di sekitar kantor Bupati Bone. Situasi masih tegang dan dipantau ketat oleh pihak berwajib.



