Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengumumkan rencana perombakan sistem pengumpulan pajak secara menyeluruh. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang sedang sulit dan untuk mencegah praktik manipulasi pajak di masa depan. Purbaya mengakui bahwa penurunan kinerja ekonomi nasional hingga September 2025 berdampak signifikan pada kemampuan masyarakat dan dunia usaha dalam membayar pajak.
Purbaya menjelaskan bahwa pembenahan sistem Coretax menjadi prioritas utama. "Kita akan perbaiki cara pengumpulan pajak kita. Coretax lagi dibetulin, sebentar lagi betul," ujarnya di kompleks parlemen, Kamis (27/11/2025). Selain itu, Purbaya berencana melakukan inspeksi langsung ke kantor-kantor pajak di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk memahami secara mendalam kendala-kendala yang dihadapi oleh petugas pajak di lapangan.

"Nanti saya juga akan lihat turun ke bawah, ke setiap kantor pajak. Melihat apa sih masalah yang mereka hadapin," imbuhnya. Menurut Purbaya, tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha membuat kapasitas mereka untuk membayar pajak menurun drastis. "Tapi kalau sekarang mereka kan enggak fair juga. Kenapa? Sebelumnya kan ekonominya lagi susah. Kalau lagi susah orang yang dikejar juga susah. Orang duitnya juga enggak ada, untungnya nggak ada," pungkasnya.



