Chapnews – Ekonomi – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2025 meroket hingga 5,6 persen. Optimisme ini didorong oleh serangkaian kebijakan strategis yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa proyeksi pertumbuhan tersebut didasarkan pada beberapa faktor utama. Di antaranya adalah percepatan realisasi belanja pemerintah pusat, implementasi paket stimulus ekonomi khusus akhir tahun, serta momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang selalu menjadi katalis positif bagi perekonomian. "Kami optimis berada di kisaran 5,4-5,6 persen," ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Target pertumbuhan ini jauh melampaui capaian kuartal IV-2024 yang hanya mencatatkan pertumbuhan 5,02 persen, serta kuartal III-2025 sebesar 5,04 persen. Pemerintah meyakini bahwa stimulus seperti bantuan sosial (bansos) dan program diskon belanja akhir tahun akan menjadi mesin pendorong tambahan bagi aktivitas ekonomi di pengujung tahun 2025.
Airlangga menambahkan bahwa perputaran uang dari bansos dan diskon-diskon tersebut diperkirakan akan menyuntikkan tambahan Rp30 triliun ke dalam perekonomian. Dengan kombinasi kebijakan dan momentum musiman, pemerintah optimis target pertumbuhan ekonomi yang ambisius ini dapat tercapai.



