Ads - After Header

Geger! Polda Buru Jaringan Adopsi Ilegal Bilqis

Ahmad Dewatara

Geger! Polda Buru Jaringan Adopsi Ilegal Bilqis

Chapnews – Nasional – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memperdalam kasus dugaan adopsi ilegal yang melibatkan anak bernama Bilqis Ramadhani (4,5), yang sebelumnya diculik dan ditemukan di Jambi. Untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan kemungkinan adanya korban lain, Polda Sulsel menggandeng Bareskrim Polri.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengungkapkan bahwa pengembangan kasus ini terus dilakukan. "Polda masih terus melakukan pengembangan kasus itu. Karena menurut keterangan, bukan hanya sekali kejadian ini. Penyelidikan lebih lanjut sedang berjalan, termasuk mempelajari jejak digital percakapan para pelaku," ujarnya di Makassar, Rabu (12/11).

Geger! Polda Buru Jaringan Adopsi Ilegal Bilqis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Didik menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi adopsi ilegal. Tim siber Polda Sulsel bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk menelusuri akun-akun tersebut dan mencari kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

"Dari Polda bekerjasama dengan Cyber Bareskrim, kita terus menelusuri akun-akun yang digunakan sebagai sarana penjualan. Jika ada perkembangan, termasuk informasi mengenai anak-anak lain yang menjadi objek adopsi ilegal, akan kami sampaikan," ungkapnya.

Saat ini, tiga anak dari tersangka SY (30) masih dalam proses pencarian. Sementara dua anak lainnya telah diamankan di rumah aman dan mendapatkan pendampingan dari Unit PPA Makassar bersama instansi terkait.

Penyelidikan juga menyasar proses keberangkatan Bilqis dari Makassar ke Jakarta melalui bandara. Polda Sulsel berkoordinasi dengan pihak bandara untuk menyelidiki kemungkinan penggunaan data palsu oleh para tersangka agar korban dapat diterbangkan.

"Nanti kita cek lagi apakah mereka menggunakan data palsu. Biasanya anak-anak belum punya identitas diri, tapi tetap akan kita selidiki bersama pihak bandara," jelas Didik.

Polda Sulsel juga meningkatkan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui Bhabinkamtibmas untuk memperketat pengawasan terhadap anak. "Kami imbau kepada para orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak, terutama yang masih balita. Pihak sekolah juga kami minta agar memastikan anak-anak tidak dijemput oleh orang yang tidak dikenal," katanya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer