Chapnews – Ekonomi – Perombakan besar-besaran terjadi di jajaran direksi dan komisaris anak usaha BUMN. Nama-nama mengejutkan muncul, termasuk Ade Armando dan Tina Talisa yang kini menduduki posisi komisaris. Chapnews.id merangkum tiga fakta penting dari perombakan ini.
Pertama, Ade Armando, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi ditunjuk sebagai Komisaris PLN Nusantara Power (PLN NP). Pengangkatan ini dikonfirmasi oleh Vice President Corporate Communication & CSR PLN NP, Harry Purnomo, yang menyatakan bahwa keputusan tersebut telah disetujui Kementerian BUMN dan PT PLN (Persero) setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 26 Juni 2025. Pihak PLN NP optimistis jajaran direksi dan komisaris baru mampu menghadapi tantangan bisnis ke depan.

Kedua, Tina Talisa, Staf Khusus Wakil Presiden, kini menjabat sebagai Komisaris Pertamina Patra Niaga. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan dukungan perusahaan terhadap keputusan pemegang saham dan berharap perombakan ini membawa dampak positif bagi pelayanan masyarakat.
Ketiga, fenomena rangkap jabatan juga mencuat. Setidaknya 30 Wakil Menteri turut mengisi posisi komisaris di berbagai anak usaha BUMN. Beberapa contohnya termasuk Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang ditunjuk sebagai Komisaris Pertamina Hulu Energi, dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga yang menjadi Komisaris PLN EPI. Perombakan ini meliputi anak usaha PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero), mencakup perusahaan-perusahaan strategis seperti PLN Energi Primer Indonesia, Pertamina Hulu Energi, dan Pertamina Internasional Shipping. Dampak dari perombakan besar-besaran ini terhadap kinerja BUMN masih perlu dipantau lebih lanjut.



