Chapnews – Nasional – Jalur arteri krusial yang menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, tepatnya di kawasan Cadas Pangeran, mendadak terputus total pada Rabu (8/4) sore. Bencana tanah longsor masif yang dipicu oleh guyuran hujan deras menimbun ruas jalan utama, menyebabkan kelumpuhan akses vital di Jawa Barat.
Material longsoran, yang terdiri dari campuran tanah dan bebatuan, menutup seluruh lebar jalan, secara efektif menghentikan segala jenis pergerakan kendaraan. Insiden tragis ini terjadi ketika wilayah tersebut dilanda intensitas hujan yang sangat tinggi selama beberapa waktu.

Detik-detik mengerikan saat material tanah meluncur menuruni tebing bahkan berhasil direkam oleh sejumlah warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Video amatir yang kini viral di berbagai platform media sosial memperlihatkan bagaimana gumpalan tanah dan lumpur dengan cepat menutupi permukaan jalan, menciptakan pemandangan yang mencekam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengonfirmasi kebenaran peristiwa ini. "Proses pembersihan material longsor masih menunggu instruksi lebih lanjut dari tim petugas yang berada di lapangan," jelas Bambang singkat kepada chapnews.id. Tim reaksi cepat BPBD Sumedang telah diterjunkan untuk melakukan asesmen awal dan penanganan darurat di lokasi.
Akibat insiden ini, sistem pengalihan arus lalu lintas diberlakukan secara darurat. Bambang menambahkan, "Untuk sementara, seluruh kendaraan roda empat dari arah Bandung yang hendak menuju Sumedang diarahkan untuk menggunakan jalur Tol Pamulihan."
Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai potensi korban jiwa atau luka-luka akibat bencana longsor yang memutus akses vital Cadas Pangeran ini. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi kejadian.



