Chapnews – Ekonomi – Penutupan perdagangan Jumat (22/8/2025) meninggalkan catatan merah bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ambles 31,87 poin atau 0,40 persen, parkir di angka 7.858. Kinerja ini menjadi penutup pekan yang kurang menggembirakan bagi investor.
Pergerakan saham terpantau cukup dinamis. Tercatat 380 saham menguat, namun jumlah saham yang melemah lebih banyak, yakni 288 saham. Sisanya, 288 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai angka fantastis, Rp16 triliun, dari total 40,7 miliar saham yang diperdagangkan.

Konsolidasi terlihat jelas dari pelemahan sejumlah indeks. Indeks LQ45 turun 0,82 persen ke 822,22, JII melemah 0,50 persen ke 538,90, IDX30 menyusut 0,78 persen ke 425,47, dan MNC36 terkoreksi 0,80 persen ke 329,12.
Secara sektoral, performa juga beragam. Sektor energi melemah 0,34 persen, konsumer non siklikal turun 0,40 persen, dan keuangan tergerus 0,09 persen. Sementara itu, sektor infrastruktur turun 0,24 persen, dan bahan baku melemah 0,55 persen. Di sisi lain, sektor konsumer siklikal mencatat kenaikan 1,01 persen, properti naik tipis 0,06 persen, transportasi menguat signifikan 1,88 persen, industri naik 0,33 persen, dan teknologi melonjak 1,59 persen. Sektor kesehatan juga mengalami penurunan sebesar 0,54 persen. Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar yang cukup kompleks menjelang akhir pekan.



