Chapnews – Ekonomi – PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) memasang target ambisius: mengangkut lebih dari 66 ribu ton barang ritel melalui layanan KALOG Express. Angka ini menunjukkan peningkatan 13% dibandingkan pencapaian tahun 2024 yang mencapai 58.903 ton. Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, mengungkapkan optimisme perusahaan dalam mencapai target tersebut, mengingat tren positif angkutan barang berbasis kereta api pada kuartal I 2025 yang naik 1,76% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pernyataan ini disampaikannya pada Rabu (14/5/2025).
KAI Logistik juga menorehkan prestasi signifikan dalam perluasan jaringan distribusi. Jumlah mitra service point meningkat drastis hingga 260% sejak tahun 2020 hingga Mei 2025, mencapai 211 service point yang dikelola secara kemitraan. Riyanta menambahkan, strategi kemitraan ini tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Data menunjukkan sektor logistik, khususnya transportasi dan pergudangan, merupakan sektor yang menjanjikan. Pada tahun 2025, sektor ini diproyeksikan berkontribusi sebesar Rp1.623,65 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan pertumbuhan sebesar 12,53%. Kenaikan signifikan ini semakin memperkuat posisi KAI Logistik dalam memanfaatkan peluang pasar yang menjanjikan di sektor logistik nasional.



